News Update

Pertumbuhan Dana Murah MNC Bank Meroket

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham dan waran seri IV dan V PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) pada Senin, (8/3/2021), di hari yang sama, anak usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) atau MNC Financial Services yang tergabung dalam MNC Group tersebut mengumumkan Public Expose insidentil terkait kinerja saham BABP.

Public expose BABP yang terselenggara melalui zoom pada Rabu siang, (10/3/2021) dihadiri oleh Presiden Direktur MNC Bank Mahdan dan Direktur Keuangan MNC Bank Hermawan.

MNC Bank memaparkan tidak hanya kinerja keuangan, namun juga perkembangan dari implementasi strategi dalam mencapai pertumbuhan kinerja dan pelayanan kepada nasabah.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme pasar terhadap saham MNC Bank dengan ticker code BABP. Sepanjang tahun 2020 telah menjadi tahun penuh tantangan, memasuki tahun 2021 ini, kami menjalankan strategi bisnis berdasarkan rencana bisnis bank, dengan penekanan pada peraihan dana murah dan digitalisasi proses serta layanan perbankan,” ungkap Presiden Direktur MNC Bank Mahdan pada Public Expose.

Mahdan melanjutkan, terkait permodalan untuk mengakomodir POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, beliau mengapresiasi penerapan regulasi tersebut yang bertujuan memperkuat fundamental industri Perbankan di Indonesia.

MNC Bank sendiri yakin akan mampu mengikuti ketentuan sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Adapun, penambahan modal akan digunakan untuk ekspansi bisnis dalam meningkatkan rentabilitas Bank serta memperbesar kemampuan MNC Bank untuk melakukan transformasi proses dan layanan digital demi menghadirkan pelayanan terkini dan terbaik bagi seluruh nasabah.

Salah satu upaya dalam meningkatkan rentabilitas bank adalah memperbesar porsi dana murah.

Strategi peningkatan dana murah tersebut adalah dengan memperkenalkan Tabungan Dahsyat, dimana sampai dengan akhir Februari 2021, Tabungan Dahsyat telah menjadikan volume Tabungan MNC Bank pada kisaran Rp1,05 triliun dan sukses memperbesar rasio CASA MNC Bank menjadi 23,37%.

Tabungan MNC Bank diharapkan akan terus meningkat dengan bantuan Motion, platform integrated banking solution andalan MNC Bank yang akan memulai proses perizinan menuju digital onboarding pada April 2021.

Dengan begitu, sebelum akhir tahun ini, nasabah MNC Bank dapat merasakan berbagai kenyamanan dari proses dan layanan digital dengan rasa aman yang tetap terjaga.

Nasabah kini sudah dapat melakukan transaksi Perbankan menggunakan Motion dari MNC Bank, mulai dari transfer dana yang dapat diotomatisasi, pembayaran maupun pembelian, top up e-wallet, pengajuan cicilan kartu kredit, dan masih banyak lagi.

Keamanan bagi pengguna Motion terjaga oleh sistem login biometric, sehingga meminimalisir kemungkinan penggunaan password oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, fitur hide balance sehingga jumlah saldo rekening tidak dapat diintip meski di tengah keramaian, serta aplikasi yang selalu terupdate secara berkala dimana Motion telah mencapai versi 1.0.10 atau telah 10 kali diupdate fitur dan keamanannya sejak diperkenalkan pada tengah Agustus 2020.

Selain menawarkan berbagai keunggulan dan selalu diupdate, Motion juga lebih mudah untuk diaktivasi. Proses aktivasinya pun sangat mudah dan cukup dilakukan dari smartphone saja, tanpa perlu ke cabang ataupun ATM terdekat.

Bagi nasabah yang baru menggunakan aplikasi di smartphone, terdapat panduan aktivasi Motion yang ramah pengguna pada situs web mncbank.co.id sehingga memudahkan pengguna paling awam sekalipun.

Tidak hanya itu, MNC Bank juga akan meningkatkan sinergi untuk memanfatkan potensi ekosistem dari MNC Group, mulai dari SPIN Smart Payment, MNC Trade, TV Free To Air, News Portal, Pay TV, OTT, dan sosial media, untuk memberikan produk dan layanan terbaik bagi nasabah MNC Bank. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

2 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

2 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

4 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

4 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

4 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

5 hours ago