Categories: Nasional

Pertamina Harus Berpihak ke Pengusaha Nasional

Jakarta–Pengamat sekaligus Direktur Indonesia Resources Studies (Iress) Marwan Batubara mengatakan bahwa sudah semestinya Pertamina memberikan ruang lebih kepada pengusaha nasional dalam menjalankan proyek-proyeknya.

Menurutnya hal itu penting dilakukan agar kebijakan-kebijakan pertamina dapat dinikmati rakyat Indonesia sendiri.

“Kalau pengerjaan proyek ada pengusaha nasional dan asing, maka pengusaha nasional sendiri harusnya dikasih fasilitas, mungkin kalau membandingkan gitu ya dikasih poin lebih, jadi mestinya prioritas. Karena jangan sampai Pertamina mementingkan asing,” kata Marwan kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Oleh karenanya, Marwan meminta pengusaha-pengusaha nasional apabila ada yang merasa dirugikan oleh Pertamina agar tidak takut-takut untuk membeberkan ke publik.

“Kalau itu memang benar adanya, saya kira dibuka. Jangan sampai ada pengusaha kita merasa tidak adil. Jangan sampai orang lain yang buka. Jadi yang mengalami itu buka saja asal obyektif, dan yakin aturannya dilanggar,” jelasnya.

Sementara itu anggota Komisi VII DPR RI Joko Purwanto tidak mau serta merta menyalahkan Pertamina. Menurutnya selama proses lelangnya dilakukan secara profesional tidak ada masalah siapa yang menjadi pemenangnya.

“Selama proses lelang pengadaan barang dan jasa atau lainnya yang dilelangkan dan/atau tenderkan melalui proses yang benar sesuai tata aturan dan/atau hal yg diatur dalam Undang Undang, maka hal tersebut dapat dimaklumi. Hal ini membuktikan bahwa pengusaha-pengusaha Dalam Negeri kurang kompetitif untuk bersaing dengan pengusaha asing,” ujarnya.

Namun, mestinya memang kata dia, pengusaha lokal memiliki peluang yang lebih besar daripada pengusaha asing. Tentu saja pengusaha nasional tetap harus terus meningkatkan kemampuan mereka.

“Pertamina sudah seharusnya memberikan keberpihakan yang lebih kepada pengusaha dalam negeri, sebab secara kualitas bisa dikatakan pengusaha dalam negeri masih cukup bersaing,” jelas politikus Partai Persatuan Pembangunan itu. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

55 mins ago

IHSG Ditutup Naik Hampir 1 Persen ke Posisi 9.032

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More

1 hour ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

2 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

2 hours ago

Permata Bank Pede Kredit Konsumer Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More

3 hours ago

OTT Pegawai Pajak oleh KPK Dinilai Jadi Titik Balik Perkuat Kepercayaan Publik

Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More

3 hours ago