News Update

Pertamina Geothermal Energy Gandeng Ecolab Tetapkan Tolok Ukur Baru Kinerja Energi Bersih

Poin Penting

  • Ecolab dan PGE meluncurkan teknologi 3D TRASAR™ dengan Flow2Max® untuk mengoptimalkan produksi energi panas bumi melalui pemantauan real-time, kecerdasan data, dan otomatisasi.
  • Flow2Max® memungkinkan pengukuran presisi laju aliran massa dan entalpi dua fase, memberikan data sumur yang akurat serta deteksi dini masalah operasional.
  • Kolaborasi ini menetapkan tolok ukur baru bagi efisiensi dan keberlanjutan panas bumi, sekaligus memperkuat kapabilitas energi terbarukan Indonesia di tingkat global.

Jakarta — Ecolab International Indonesia dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) meluncurkan teknologi 3D TRASAR™ untuk panas bumi dengan Flow2Max®.

Ini adalah sebuah rintisan solusi gabungan yang dirancang untuk mengoptimalkan produksi energi panas bumi dan memajukan pengoperasian berkelanjutan.

Inovasi ini menggabungkan dua teknologi dengan menghadirkan kecerdasan data operasional pada tingkat yang baru, efisiensi sumber daya, dan perlindungan aset bagi industri panas bumi.

Teknologi 3D TRASAR™ untuk panas bumi dengan Flow2Max® merepresentasikan tonggak penting dalam efisiensi panas bumi, yang mengintegrasikan pemantauan secara real time, kecerdasan data, dan pengontrolan program otomasi.

Kemampuan gabungan sistem teknologi ini dirancang untuk memungkinkan operator panas bumi melakukan pemantauan daring laju aliran massa dan entalpi aliran dua fase (cair dan uap) dengan Flow2Max® yang presisi.

Baca juga: PGE Cetak Laba Bersih USD104,26 Juta per Kuartal III-2025, Ini Faktor Pendorongnya

Teknologi ini mampu mengintegrasikan data lapangan dan analitik digital melalui ECOLAB3D™ untuk pengambilan keputusan yang dapat ditindaklanjuti berdasarkan data dan efisiensi jangka panjang.

“Melalui kolaborasi dengan Pertamina Geothermal Energy, kami menetapkan tolok ukur kinerja baru untuk energi panas bumi,” ujar Evan Jayawiyanto, Presiden Direktur Ecolab International Indonesia, dalam keterangannya, Minggu (7/12).

“Teknologi ini memungkinkan pelanggan kami di industri panas bumi untuk beroperasi dengan lebih cerdas, lebih aman, dan lebih berkelanjutan, menggunakan data yang dapat ditindaklanjuti untuk melindungi aset mereka,” paparnya.

Flow2Max®, yang dikembangkan oleh PGE, adalah teknologi solusi inovatif yang mampu mengukur laju aliran massa dan enthalpy aliran di dua fase secara akurat dan real-time.

Teknologi ini menyediakan fasilitas panas bumi dengan data kinerja sumur yang presisi dan mendeteksi dini potensi masalah operasional.

“Flow2Max® adalah inovasi karya nasional yang meningkatkan kapabilitas panas bumi Indonesia di kancah global,” ujar Direktur Operasi PGE Ahmad Yani.

Baca juga: Komitmen Pertamina EP Jalankan Praktik Keberlanjutan dan Transparansi Data

“Dengan integrasi otomatisasi dan kecerdasan digital yang dimiliki Ecolab, kami menciptakan solusi kelas dunia yang tidak hanya untuk meningkatkan kinerja tetapi juga berkontribusi pada tujuan energi terbarukan di Indonesia dan dunia,” paparnya.

“Kami melihat ini sebagai sebuah model sebagaimana para pemimpin teknologi internasional dan pelopor energi nasional dapat menggabungkan kekuatan untuk mempercepat transformasi energi bersih di Indonesia,” tambah Evan.

“Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan solusi yang terukur dan berdampak global,” tutupnya. (*) DW

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

9 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

11 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

11 hours ago

Tantangan Inovasi Sektor Perumahan Rendah Emisi

Oleh Wilson Arafat, GRC Specialist PADA suatu hari, penulis jogging santai melintasi kawasan yang sedang… Read More

11 hours ago

Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Baru Rp8,49 M, Ini Alasannya

Poin Penting Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas baru senilai Rp8,49 miliar yang dibeli… Read More

12 hours ago

IHSG Ditutup Ambles 2 Persen Lebih ke Level 8.016

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,65 persen ke 8.016,83; 671 saham melemah,… Read More

12 hours ago