Ekonomi dan Bisnis

Pertamina Angkat UMKM Lokal Kopi Puntang Wangi ke Pasar Internasional

Jakarta – Kopi Puntang Wangi, produk unggulan asal Kabupaten Bandung, belum lama ini tampil di ajang internasional “Indonesia Spice Up the World 2024” yang digelar di Alger, Aljazair. Produk ini menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia yang dipromosikan di acara tersebut.

Deni Sofyan, atau yang akrab disapa Abah Onil, hadir sebagai perwakilan petani kopi dari Desa Campaka Mulya, Kecamatan Cimaung.

Dalam balutan beskap hitam dan blangkon, ia menyeduh kopi arabika khas Gunung Puntang di hadapan para tamu dari berbagai negara. Aroma kopi yang khas langsung menarik perhatian pengunjung.

Baca juga: Pertamina EP Subang Field Edukasi Siswa Soal Keselamatan dan Industri Migas

“Ajang ini adalah kesempatan besar untuk mengenalkan kopi khas Indonesia ke dunia, sekaligus menunjukkan hasil pemberdayaan masyarakat lokal yang kami lakukan,” kata Abah Onil.

Promosi Kuliner Indonesia di Pasar Afrika

Kopi Puntang Wangi adalah hasil kolaborasi antara Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bukit Amanah yang dipimpin oleh Abah Onil dan Pertamina EP Subang Field. Kolaborasi ini dimulai pada 2017 dengan membentuk kelompok usaha budidaya kopi di Desa Campaka Mulya.

Melalui program pemberdayaan ini, masyarakat yang sebelumnya bekerja sebagai perambah hutan dilatih untuk membudidayakan dan mengolah kopi. Metode fermentasi seperti wine dan honey yang diajarkan kepada petani menghasilkan aroma khas yang menjadi keunggulan kopi Puntang Wangi.

Baca juga: Ekspor Kopi Indonesia Capai 342,22 Ribu Ton di 2024

Selain produksi, para petani juga diajari strategi pemasaran dan pengembangan wisata edukasi. Aktivitas seperti petik kopi, pengolahan, dan roasting kopi di Kafe Puntang Wangi kini menjadi daya tarik wisata di Gunung Puntang.

“Partisipasi kami di ajang ini membuktikan bahwa produk lokal seperti kopi Puntang Wangi dapat bersaing di pasar global,” ujar Wazirul Luthfi, Head of Communication, Relation & CID Pertamina EP Jawa Bagian Barat.

Membawa Nama Indonesia ke Dunia

Indonesia Spice Up the World 2024 di Alger, Aljazair yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Alger, dan didukung Pertamina. (Foto: Istimewa)

Melalui ajang Indonesia Spice Up the World 2024, kopi Puntang Wangi tidak hanya dikenal sebagai produk lokal, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi UMKM.

Kini, kopi asal Bandung ini mulai mendapat perhatian dunia dan membawa harum nama Indonesia di kancah internasional.

Baca juga: Dari Timur hingga Papua, Pertamina EP Berbagi Donasi kepada 1.500 Penerima Manfaat 

Pertamina Angkat UMKM Lokal

Indonesia Spice Up the World 2024 merupakan acara yang diinisiasi pemerintah untuk mempromosikan kekayaan kuliner, potensi bisnis dan daya tarik pariwisata Nusantara di level internasional. 

Kali ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Alger mengundang Pertamina berpartisipasi pada perhelatan yang diselenggarakan 4-5 Desember 2024.

Baca juga: KBRI Harap Perdagangan RI Tiongkok Bisa Tembus US$100 Miliar Dengan LCS

Acara bergengsi ini bertujuan untuk mengenalkan sektor pariwisata, perdagangan dan investasi di kawasan Afrika sebagai sasaran pasar non tradisional, sekaligus meningkatkan citra positif Indonesia di Aljazair.

“Indonesia Spice Up the World 2024 Aljazair ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan kuliner, termasuk kopi khas Indonesia, aspek budaya dan batik Indonesia, sehingga memberikan daya tarik pariwisata dan potensi bisnis di Indonesia,” ujar Duta Besar RI untuk Aljazair, Chalief Akbar. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago