CEO ALAMI Group Dima Djani (ketiga kanan) bersama dengan Kepala Grup Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Enrico Hariantoro (kedua kiri), Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Edy Setiadi (kedua kanan), Staf Ahli Direksi LPPI Mulya E Siregar (kanan), Wakil Rektor II Universitas Islam Internasional Indonesia & Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Dadang Muljawan (ketiga kiri), dan Chief Product Officer ALAMI Group Fitoy Wicaksana (kiri) pada peluncuran Laporan Dampak (Impact Report) ALAMI di Jakarta, Selasa, 6 September 2022.
ALAMI, perusahaan fintech peer-to-peer lending berbasis syariah terbesar di Indonesia, menjadi fintech syariah yang pertama kali meluncurkan Laporan Dampak (Impact Report) sebagai rekam jejak perjalanan serta komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat. Dari laporan tersebut, ALAMI mencatat telah berkontribusi menciptakan 24.000 lapangan kerja baru di Indonesia.
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More