Teknologi

Pertama di Asia Tenggara, DCI Indonesia Sabet Penghargaan TCOS dari Uptime Institute

Jakarta – PT DCI Indonesia Tbk (DCI), penyedia infrastruktur data center terkemuka di Indonesia mendapatkan penghargaan Tier IV Gold Certification of Operational Sustainability (TCOS) dari Uptime Institute.

DCI Indonesia menjadi operator data center di Asia Tenggara yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Uptime Institute merupakan Otoritas Infrastruktur Digital Global yang berfokus pada penilaian dan peningkatan keandalan, ketahanan, dan keberlanjutan pusat data dan infrastruktur penting.

Baca juga: MUFG Guyur Pinjaman USD404 Juta untuk Dua Proyek Data Center EdgeConneX

Sertifikasi Tier IV Gold TCOS melengkapi serangkaian tolok ukur global teratas yang dimiliki DCI bersama dengan Tier IV Certification of Design Documents dan Tier IV Certification of Constructed Facilities.

Perolehan Tier IV Gold TCOS membuktikan bahwa fasilitas pusat data Tier IV yang dirancang dan dibangun DCI juga memiliki standar tertinggi dalam manajemen, pengoperasian, dan pemeliharaan pusat data.

“Kami telah menunjukkan perencanaan proaktif, mitigasi risiko, dan keunggulan operasional yang memungkinkan produksi tanpa henti dan keandalan di berbagai kondisi operasi,” ungkap Toto Sugiri, CEO DCI  Indonesia dalam keterangan resminya, 17 Oktober 2023.

DCI telah mempelopori integrasi automation dan predictive maintenance ke dalam operasinya, sehingga semakin meningkatkan keandalan dan efisiensi pusat datanya. Salah satu cara DCI melakukan hal ini adalah melalui ribuan sensor IoT yang dipasang pada peralatan dan infrastruktur DCI.

“Bagi klien DCI, Tier IV Gold TCOS Certification menjamin keandalan, layanan kelas dunia, dan kepercayaan mereka. Kerangka kerja dan implementasi manajemen dan operasi yang sejalan dengan standar industri tertinggi, menghasilkan pengurangan insiden dan kinerja SLA yang konsisten,” tambahnya.

Toto mengakui bahwa fasilitas yang canggih menyediakan infrastruktur yang kokoh. Namun, ia tak menampik bahwa sinergi dari tim operasi yang sangat ahli dan mudah beradaptasilah yang menjadi kekuatan pendorong kesuksesan DCII.

“Meskipun fasilitas tersebut menyumbang 20 persen dari fondasi kami, kekuatan pendorong sebenarnya di balik kesuksesan kami terletak pada 80 persen sisanya yang didedikasikan untuk operasi kami,” kata Toto.

Selain itu, lanjutnya, operasi DCI didukung oleh otomatisasi dan pemeliharaan prediktif, yang membedakan dari industri lainnya.

Baca juga: Elsewedy dan PLN Bangun Gardu Induk Data Center Rp188,5 Miliar

Sebagai perusahaan pertama di Asia Tenggara yang meraih Sertifikasi TCOS Emas Tier IV, DCI bangga mewakili Indonesia sebagai salah satu pemimpin regional dalam industri pusat data, yang menetapkan tolok ukur baru untuk keunggulan operasional dan keberlanjutan.

Mirip dengan sertifikasi Tingkat DCI lainnya, Sertifikasi TCOS ini diberikan kepada JK5 Data Center Hall 5A DCI, namun SOP, proses, dan standar berlaku secara seragam di seluruh pusat data Platform DCI (yaitu kampus H1, H2, E1). (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago