Pedestrians wear face masks to help prevent the spread of the coronavirus, Wednesday, April 1, 2020, in Pyongyang, North Korea. The new coronavirus causes mild or moderate symptoms for most people, but for some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness or death. (AP Photo/Cha Song Ho)
Jakarta – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia pada 6 Juni 2021 telah mencapai 5,3%, angka ini lebih baik dari angka kasus aktif global yang mencapai 7,5%.
Hal itu disampaikan Airlangga setelah rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (7/6). Pihaknya pun menilai kasus aktif Covid-19 di Indonesia masih cukup terkendali.
“Kalau kita bandingkan dengan negara-negara lain, jumlah kasus mingguan per 1 juta penduduk Indonesia relatif lebih baik,” ujar Airlangga melalui video conference di Jakarta, Senin 7 Juni 2021.
Dirinya menambahkan, jumlah kasus mingguan Covid-19 di Indonesia mencapai 147 orang per 1 juta penduduk. Sedangkan di negeri tetangga Malaysia 1.607 per 1 juta penduduk, sementara di India 662 per 1 juta penduduk.
Airlangga kembali menjelaskan, untuk provinsi yang masih berkontribusi besar terhadap jumlah kasus aktif, ialah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Papua, dan Riau . Sedangkan khusus Pulau Jawa sendiri masih berkontribusi 52,5% untuk jumlah kasus aktif nasional. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More