Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melantik 8 (delapan) pejabat baru Bank Indonesia. Pelantikan dilaksanakan pada Senin, 7 Januari 2019 di Gedung BI, Jakarta. Para pejabat yang dilantik adalah:
1. Mubarakah, sebagai Kepala Departemen Keuangan, dengan jabatan Asisten Gubernur sekaligus menjabat Ketua Dewan Pengawas YKKBI/DAPENBI di Departemen Keuangan, efektif 1 Januari 2019.
2. Iskandar Simorangkir, sebelumnya Direktur Eksekutif Departemen Sumber Daya Manusia, sebagai Asisten Gubernur dan menjalankan Penugasan sebagai Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, efektif 1 Januari 2019.
3. Peter Jacobs, sebelumnya Kepala Unit Khusus Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 (UKPTI), sebagai Kepala Departemen Operasional Tresuri dan Pinjaman, efektif 1 Februari 2019.
4. Yunita Resmi Sari, sebelumnya Kepala Departemen Pengembangan UMKM, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Selatan, efektif 1 Januari 2019.
5. Dwityapoetra S. Besar, sebelumnya Kepala Grup Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai Kepala Perwakilan BI New York, efektif 1 Januari 2019.
6. Suharman Tabrani, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Balikpapan, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Tenggara, efektif 1 Januari 2019.
7. Bimo Epyanto, sebelumnya Kepala Divisi Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat, sebagai Kepala Perwakilan BI Balikpapan, efektif 1 Januari 2019.
8. Azka Subhan, sebelumnya Kepala Divisi Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, sebagai Kepala Perwakilan BI Malang, efektif 1 Januari 2019.
“Pelantikan pejabat di lingkungan Bank Indonesia merupakan hal yang lazim dan rutin dilakukan sebagai bagian proses peningkatan efektivitas organisasi,” ujar Perry. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More