News Update

Perry Janji Bentuk Komite Nasional Ekonomi Digital Dorong UMKM

Jakarta – Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo akan membentuk Komite Nasional Ekonomi Digital guna mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, untuk mendongkrak pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Dalam pemaparannya, saat uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test) di Komisi XI DPR-RI, Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018, Perry menyebutkan, perlunya mendorong sektor UMKM guna memajukan perekonomian nasional, ditengah perkembangan teknologi digital.

“Indonesia pasar terbesar ritel, UMKM banyak dan bisa dimanfaatkan untuk digitalisasi ekonomi dan keuangan. Kita perlu membuat strategi bahkan komite nasional ekonomi digital agar sinergi kebijakan bisa dilakukan untuk mendorong UMKM,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi dalam startup, e-commerce, dan fintech adalah hal penting dalam industri keuangan. Oleh sebab itu, dirinya mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan terkait untuk sama-sama menyatu bagaimana membangun kapasitas nasional dalam pemanfaatan ekonomi digital.

Di sisi lain, koordinasi antar lembaga keuangan dengan fintech sangat diperlukan untuk meminimalkan kegiatan keuangan di luar lembaga bank atau shadow banking. “Agar tidak ada shadow banking. Kegiatan keuangan di luar lembaga bank. Maka kemajuan teknologi harus dikaitkan dengan lembaga keuangan,” ucapnya.

Perry melihat, perlunya pemanfaatan teknologi digital dan teknologi informasi (tekfin) di era revolusi industri 4.0 ini. Di mana salah satu tantangan yang dihadapi oleh Indonesia adalah pemanfaatan industri 4.0 untuk memajukan ekonomi nasional dan pemberdayaan ekonomi keraktayan dan UMKM.

“Ini bisa kita manfaatkan untuk menggunakan ekonomi digital dan keuangan digital. Kita lihat sekarang durian medan bisa kita pesan dari Jakarta, dan mangga Probolinggo. Produksi UMKM bisa kita gunakan menggunakan pasar daring, pembiayaan UMKM juga bisa melalui fintech,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More

44 mins ago

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

6 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

6 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

7 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

8 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

10 hours ago