Perpanjang Kontrak BLACKPINK, Saham YG Entertainment Langsung Meroket 20 Persen

Jakarta – Super grup K-Pop BLACKPINK resmi mengumumkan perpanjangan kontrak dengan label YG Entertainment, yang selama ini menaungi mereka berkarier.

Perpanjangan kontrak tersebut menegaskan bahwa anggota BLACKPINK, yakni Jennie, Jisoo, Lisa, dan Rose akan tetap menjadi kuartet. Meski begitu, perpanjangan tersebut tidak merinci berapa lama kontrak tersebut berlangsung.

Diketahui, kontrak BLACKPINK telah berakhir pada Agustus 2023 lalu. Hal tersebut sempat memicu kekhawatiran para penggemar di seluruh dunia, apakah mereka akan mengejar karier individu dan justru mencari label rekaman baru.

Baca juga: Ditinggal Lisa, Jennie dan Jisoo Blackpink, Saham YG Entertainment Anjlok 13,28 Persen

Menariknya, perpanjangan kontrak BLACKPINK tersebut dikabarkan memberikan pengaruh besar bagi saham YG Entertainment. 

Dilansir situs Koreaboo.com, beberapa jam setelah perpanjangan kontrak diumumkan, akun fanbase BLACKPINK mengumumkan bahwa saham YG Entertainment meroket 20 persen.

“Saham YG Entertainment meningkat hingga 20 persen setelah pembaharuan kontrak BLACKPINK dikonfirmasi,” tulis akun fanbase Worldwide Blink. 

Senada, Founder dan Eksekutif Produser YG Entertainment Yang Hyun Suk mengatakan, harga saham YG Entertainment telah menembus KRW58.000 per lembar saham saat agensi mengumumkan BLACKPINK melanjutkan kontraknya.

Baca juga: Harga Saham BREN Melonjak hingga 700 Persen, Begini Tanggapan BEI

Menurutnya, angka tersebut naik sebesar KRW10.000 atau sekitar 20,8 persen dari harga saham pada hari sebelumnya sebesar KRW40.000. 

“Kami akan melakukan yang terbaik agar BLACKPINK bisa bersinar lebih terang lagi di pasar musik global, tak hanya untuk (kepentingan) YG Entertainment, namun juga industri K-Pop,” ujarnya, dikutip Allkpop, Kamis (7/12). (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

2 mins ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

53 mins ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

2 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

2 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

3 hours ago