News Update

Perombakan Direksi Bank BUMN Jadi Beban Pemerintahan Jokowi Jilid Kedua

Jakarta – Keputusan Kementerian BUMN untuk tetap melakukan perombakan jajaran direksi bank BUMN dirasa bakal membebani pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) pada periode mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah di Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. Menurutnya, perombakan tersebut bakal menjadi beban terhadap Menteri yang bakal menjabat di periode kedua pemerintahan Jokowi.

“Etisnya adalah di masa transisi tidak ada perubahan signifikan karena kekhawatiran membebani menteri yang akan melanjutkan,” kata Piter.

Dirinya menilai, visi misi yang bakal dijalankan menteri selanjutnya bisa saja berbeda dengan visi misi yang telah dijalankan oleh Menteri saat ini yakni Rini Soemarno. Oleh karena itu, dirinya menyebut, pergantian direksi saat masa masa transisi pemerintahan saat ini cukup riskan.

“Kondisi saat ini bukan waktu yang tepat. Pergantian menteri 2 bulan lagi, apa alasan yang sangat mendesak untuk ganti direksi BUMN saat ini. Jadi jangan merusak tatanan. Tata kelola jangan dirusak,” jelas Piter.

Sebagai informasi, Kementerian BUMN telah memerintahkan 5 BUMN untuk segera menggelar RUPSLB. Kelima BUMN tersebut memiliki agenda sama, yakni evaluasi kinerja semester I-2019 dan perubahan susunan pengurus.

Kelima BUMN tersebut ialah empat bank BUMN yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BTN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) serta satu perusahaan gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Purbaya Ungkap Alasan Tahan Harga BBM Subsidi demi Jaga Daya Beli

Poin Penting: Pemerintah menahan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah perlambatan… Read More

7 mins ago

Adira Finance Tebar Dividen Rp777,37 Miliar, Cek Jadwalnya

Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More

3 hours ago

Injeksi Likuiditas ke Bank Pelat Merah, Bank-bank Non-Himbara Kena Spillover Effect

Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More

3 hours ago

Viral Ribuan Motor Listrik untuk Operasional MBG, Purbaya: Tahun Lalu Kita Tolak!

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More

3 hours ago

Wamenkeu Beberkan Resep Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More

4 hours ago

Kredit Amar Bank Melesat 35 Persen di 2025, Dorong Pertumbuhan Laba

Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More

5 hours ago