Jakarta — PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) resmi memiliki formasi manajemen baru di bawah arahan Rivan A. Purwantono di kursi direktur utama. Rivan yakin kinerja perseroan bakal mentereng seiring dengan banyaknya komitmen dukungan.
“Yang menarik hari ini (RUPST) saya hadir atas empat komitmen, pemerintahan, kedua regulator yaitu OJK, pemegang saham yaitu Kookmin, keempat baru manajemen penggantian. Faktor ini diharap membuat perbaikan sehingga tingkat kepercayaan tinggi,” ujarnya di Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Rivan yang cukup lama menjadi bankir di Bukopin, dan sempat menjabat Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebelum dipercaya duduk di kursi Bukopin 1, percaya dukungan empat piha tersebut akan meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama nasabah perseroan.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Bukopin untuk kinerja tahun 2019 memutuskan menunjuk Rivan, menggantikan Eko Rachmansyah Gindo yang belum lama memutuskan mengundurkan diri, yang memang masa jabatannya habis pada tahun ini dan tidak berkenan dicalonkan kembali.
Perubahan manajemen dan masuknya KB Kookmin Bank, bank kedua terbesar di Korea Selatan, menjadi pemegang saham pengendali bakal mendongkrak kepercayaan publik.
“Intinya, tingkat kepercayaan masyarakat naik, membaik karena pemerintah, kedua regulator, pemegang saham sudah komitmen, dan manajemen baru akan menjaga bank ini jauh lebih bagus. silahkan transaksi normal,” turur Rivan yang sempat mengisi posisi direktur di Bank Bukopin ini.
“Perbankan memang harus dijaga nasabahnya. Jadi, nasabahnya harus saling menjaga,” tandasnya. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More