Jakarta – Emiten farmasi PT Phapros Tbk meluncurkan Paket OAT Kategori 1 Dosis Harian, dan obat anti tuberkulosis (TBC) dalam bentuk kaplet salut selaput. Peluncuran obat ini menjadi bagian dari upaya mendukung program pengendalian dan pengobatan TBC di Indonesia.
Menurut Plt Direktur Utama Phapros, Ida Rahmi Kurniasih, inovasi ini sejalan dengan komitmen anak usaha Kimia Farma itu dalam menyediakan solusi kesehatan bagi masyarakat. Dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua setelah India, Indonesia membutuhkan solusi efektif dan mudah diakses bagi pasien.
“Paket OAT Kategori 1 Dosis Harian hadir sebagai varian generik dari obat anti tuberkulosis yang telah dirancang sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” ujar Ida dalam keterangan resmi, Selasa, 25 Maret 2025.
Baca juga: Jaga Pertumbuhan Bisnis, Phapros Siapkan Enam Produk Baru Hasil Riset Internal
Hingga akhir 2025, produk ini ditargetkan bisa memenuhi 38 persen kebutuhan nasional. Dengan formulasi dalam bentuk tablet salut selaput, Paket OAT Kategori 1 Dosis Harian dirancang mudah dikonsumsi pasien dan meningkatkan kepatuhan dalam menjalani terapi pengobatan TBC.
“Kami berharap kehadiran paket ini dapat menjadi bagian dari solusi dalam menekan angka kasus TBC di Indonesia,” lanjutnya.
Peluncuran produk ini juga meningkatkan optimisme emiten berkode saham PEHA ini dalam mencapai target penjualan, dengan sejumlah strategi yang dijalankan. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,77% ke level 8.335,84 pada awal perdagangan Senin (23/2/2026), dengan… Read More
Poin Penting IHSG pada perdagangan 23 Februari 2026 diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat dengan support… Read More
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More