Jakarta – PT Bank Permata Tbk (PermataBank) telah menyetujui beberapa agenda yang dilakukan pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), salah satunya adalah akan membagikan dividen sebesar Rp542 miliar dari laba bersih.
PermataBank diketahui telah membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp2,01 triliun, tumbuh 63,5% year-on-year (yoy) di tahun 2022, dengan pertumbuhan aset sebesar 8,8% yoy menjadi Rp255,11 triliun dibanding pada tahun sebelumnya sebesar Rp234,4 triliun.
Direktur Utama PermataBank, Meliza M. Rusli, mengatakan bahwa, tahun 2022 merupakan saat dimana PermataBank kembali memperkuat pencapaian kinerja finansialnya dengan memanfaatkan momentum-momentum, termasuk perbaikan perekonomian Indonesia.
“Kami akan terus melanjutkan momentum yang telah dibangun selama 2022 untuk mencapai kinerja yang lebih baik, kami senantiasa berkomitmen melayani nasabah dan menjadi universal bank dalam menyediakan produk dan layanan bagi berbagai segmen lintas generasi,” ucap Meliza dikutip, 10 April 2023.
Adapun, hal lain yang dibahas dalam RUPST PermataBank tersebut adalah menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi PermataBank untuk masa jabatan 2023 hingga 2026 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich
Komisaris: Chong Toh
Komisaris: Niramarn Laisathit
Komisaris: Chalit Tayjasanant
Komisaris Independen: Haryanto Sahari
Komisaris Independen: Rahmat Waluyanto
Komisaris Independen: Goei Siauw Hong
Komisaris Independen: Yap Tjay Soen
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Meliza M. Rusli
Direktur: Abdy Salimin
Direktur: Darwin Wibowo
Direktur Kepatuhan: Dhien Tjahajani
Direktur Unit Usaha Syariah: Herwin Bustaman
Direktur: Djumariah Tenteram
Direktur: Dayan Sadikin
Direktur: Setiatno Budiman
Editor: Rezkiana Nisaputra
Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More