Jakarta–PT Bank Permata Tbk (PermataBank) melalui CSR PermataHati menyelenggarakan program berkesinambungan ’Guruku Permataku’ pada tanggal 24-25 November 2016.
Program yang diikuti oleh lebih dari 250 Guru di wilayah Jabodetabek ini, menjalin kemitraan dengan Gerakan Ayo Membaca Indonesia (AMIND) & MEDCO Group serta didukung oleh Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, khususnya bidang Pembinaan SMK & GTK, yang digulirkan untuk mengisi dan mewarnai Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November 2016.
“Kami sangat senang dapat menyelenggarakan Guruku Permataku yang telah berjalan hingga tahun ke-4 ini dan menjadi salah satu program CSR PermataBank.” kata Direktur Syariah PermataBank, Achmad K. Permana dalam siaran persnya, Jumat, 25 November 2016.
Guruku Permataku sendiri adalah program pengembangan dan pelatihan bagi para guru sebagai bentuk apresiasi PermataBank terhadap guru-guru di Indonesia, mulai dari tingkat PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.
(Baca juga: Laba PermataBank Tertekan Pencadangan)
Melalui program ini, para Pahlawan tanpa Tanda Jasa tersebut dapat meningkatkan kreativitas, wawasan, pengetahuan dan potensinya sebagai tenaga pengajar profesional melalui beragam kegiatan yang menarik seperti teacher’s training, training of trainers, financial clinics dsb.
Aspek strategis dari program yang dikembangkan secara berkelanjutan ini adalah memberikan apresiasi secara khusus kepada para Guru di seluruh tanah air agar dapat terus menjaga semangat dan memberikan energi positif demi kemajuan Pendidikan di Indonesia.
Guru yang dilengkapi dengan wawasan kebangsaan dan orientasi pengembangan kepemimpinan, kelak akan melahirkan sosok-sosok pemimpin Indonesia yang digdaya di berbagai sektor kehidupan. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More