News Update

PermataBank Sabet 5 Penghargaan Banking Service Excellence Awards 2020

Jakarta – PermataBank berhasil meraih lima penghargaan dalam “Banking Service Excellence Awards 2020” dari Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI). Lima penghargaan tersebut diantaranya, Best Overall Perfomance (Plus Digital), Best Walk-in Channel, Teller, Convenient Branch Experience dan SMS Banking.

Direktur Utama PermataBank, Ridha DM Wirakusumah mengatakan bahwa pelayanan utama kepada customer atau nasabahnya amat sangat penting, sehingga bank dapat menghasilkan pelayanan yang unggul.

“Hal-hal yang dilakukan oleh PermataBank harus dengan customer service approach. Kalau kami ada yang namanya KYC, itu sebenarnya bukan hanya istilah compliance saja, tetapi KYC penting sekali untuk seluruh karyawan. Artinya, kami harus tahu, nasabah kerjanya dimana, umur berapa, income-nya berapa, kebutuhannya apa,” kata Ridha, dalam paparannya di Webinar dan e-Awarding 17th Infobank – MRI Banking Service Excellence Awards 2020: Banking Challenges “The Effectiveness of Crisis Response and Digitalization”, Kamis 23 Juli 2020.

Ridha menambahkan, dengan mengerti kebutuhan nasabah, PermataBank dapat mendesain suatu produk yang cukup atau dibutuhkan. Akan tetapi, tidak berhenti disitu saja. Menurutnya hal tersebut juga perlu didukung oleh kecepatan layanan dengan dukungan teknologi.

“Harus simple, cepat, handal dan reliable. Dan customer experience itu tidak statis, mereka berubah-ubah terus. Dan karena teknologi, mereka tidak loyal. Kalau dulu cukup loyal, sekarang yang namanya mobile banking aplikasi banyak sekali, sehingga nasabah dapat berpindah-pindah. Jadi sebetulnya, customer experience harus dilihat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai informasi, penghargaan “Banking Service Excellence Awards 2020” diberikan kepada bank-bank yang dinilai berhasil dalam memberikan pelayanan terbaik (service excellence) kepada nasabahnya.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei Marketing Research Indonesia yang dilakukan dengan metode mystery shopping. Metode ini menggunakan mystery shopper yang ditugaskan berkunjung ke bank-bank yang disurvei dan melakukan berbagai transaksi sebagai nasabah sebenarnya.

Ada tiga kategori utama dan 13 sub-kategori yang diberi penghargaan. Tiga kategori utama tersebut adalah digital banking, e-banking, dan walk-in channel. Ke-13 subkategori yang diberi penghargaan adalah call center, ATM public area, customer relationship management (CRM), customer service, convenient branch experience, mobile banking, internet banking, SMS banking, phone banking, chatbot, digital branch, opening account via APPS/mobile broswer, dan telepon cabang. (*) Ayu Utami

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Tarif Trump, Lahir di Tengah “Kebencian” Pemerintah pada Sektor Keuangan dan Rendahnya Sense of Crisis

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KEBIJAKAN “brutal” Donald Trump, Presiden Amerika Serikat… Read More

4 hours ago

BI Waspadai Dampak Tarif AS, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan terus memonitor perkembangan pasar global dan domestik pasca Presiden… Read More

19 hours ago

Komisi XI Wanti-Wanti Pemerintah Tak Gegabah Tanggapi Tarif Dagang 32 Persen AS

Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pemerintah harus berhati-hati dalam menyikapi… Read More

1 day ago

DPR Desak Pemerintah Dorong Reformasi WTO usai Tarif AS Naik 32 Persen

Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah untuk mendorong Organisasi… Read More

1 day ago

DPR: Indonesia Jangan Jadi Sasaran Barang Buangan Akibat Kebijakan Trump

Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan daftar tarif dasar dan bea… Read More

2 days ago

Ekspor Terancam, Pemerintah Susun Langkah Hadapi Tarif AS

Jakarta - Pemerintah Indonesia segera menyiapkan langkah strategis untuk merespons kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan… Read More

2 days ago