PermataBank dan Citilink
Jakarta – PT PermataBank menjalin kerja sama dengan PT Citilink Indonesia mengenai ketersediaan uang tunai (cash delivery service). Layanan ini untuk memenuhi ketersediaan uang tunai dalam keadaan darurat selama 24 jam terkait pencairan refund tiket dan kebutuhan lainnya dalam menjamin kenyamanan penumpang pada saat terjadi gangguan.
Inovasi yang dilakukan oleh Permata Bank dan Citilinnk ini tersedia di 19 kota/bandara di Indonesia dan pengiriman uang tunai darurat tersebut akan dilakukan sepanjang hari. Nantinya, apabila terjadi pembatalan penerbangan yang disebabkan oleh faktor maskapai, maka penggantian uang tunai akan dapat diterima sesuai dengan ketentuan.
“Penggantian uang tunai ini akan diterima sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam jangka waktu 2 hingga 3 jam setelah proses verifikasi data penumpang,” ujar Direktur Produksi Citilink Indonesia Hadinoto Soedigno, di Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2016.
Dengan demikian, penumpang tidak perlu menunggu lama dan bisa mendapatkan uangnya kembali setelah mencapat pemberitahuan pembatalan penerbangan. PermataBank memberikan layanan ini dengan harapan agar Citiling dapat memberikan layanan terbaik kepada para penunmpangnya.
“Kerjasama ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan uang tunai ke sejumlah bandara di Indonesia jika diperlukan untuk menjamin kenyamanan penumpang jika terjadi gangguan maupun pembatalan penerbangan, seperti pencairan refund tiket di bandara,” ucapnya.
(Baca juga : BI: Uang Rupiah Dengan Desain Baru Segera Keluar)
Di tempat yang sama, Direktur Retail Banking PermataBank, Bianto Surodjo menambahkan, sinergi ini makin menegaskan bahwa PermataBank berkomitmen untuk selalu memberikan solusi keuangan dan perbankan yang inovatif bagi para nasabahnya.
“Kami telah menyiapkan saluran khusus di PermataTel yang dapat diakses selama 24 jam sehingga petugas Citilink dapat segera berkoordinasi dengan kami dalam situasi yang diperlukan,” paparnya. (*)
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More