Jakarta – PT Bank Permata Tbk (PermataBank) menyelesaikan transaksi pengalihan sebagian saham (divestasi) di PT Sahabat Finansial Keluarga (SFK), perusahaan afiliasi PermataBank, kepada Honest Financial Technologies International Private Limited (Honest) sebagai pemegang saham pengendali baru.
SFK juga melakukan peningkatan modal yang diikuti dengan penerbitan saham-saham baru kepada Honest. Aksi korporasi ini dilakukan berdasarkan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat antara PermataBank dan Honest (CSPA) tanggal 12 Agustus 2021 dan Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat antara Honest dan SFK (CSSA) tanggal 12 Agustus 2021.
Seluruh persyaratan pendahuluan berdasarkan CSPA dan CSSA untuk menyelesaikan transaksi ini telah terpenuhi, termasuk persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.
Dengan selesainya transaksi ini, maka Honest memiliki 71,21% saham dalam SFK dan PermataBank tetap berhak atas 28,79% saham dalam SFK.
“Kami menyambut baik aksi korporasi yang dilakukan terhadap SFK sebagai afiliasi dari PermataBank oleh Honest. Selama pengembangan bisnis bersama kami, SFK telah menjadi salah satu motor penggerak perusahaan bagi segmen pasar khusus melalui produk-produk yang unik. Oleh karena itu, kami berharap Honest dapat menjadi mitra strategis yang membawa pengembangan bisnis SFK di berbagai lini pembiayaan konsumen serta produk keuangan dan jasa pembayaran yang inovatif. Bersama Honest, kami yakin SFK dapat memberikan layanan kepada seluruh lapisan masyarakat dan memperluas akses konsumen terhadap produk keuangan,” kata Chalit Tayjasanant, Direktur Utama PermataBank.
SFK sendiri menjadi anak perusahaan PermataBank sejak 8 Desember 2010 melalui akuisisi dari pemegang saham pengendali terdahulu sebesar 99,998%.
Perusahaan afiliasi PermataBank ini bergerak di bidang pembiayaan dengan memanfaatkan jaringan penjualan yang tersebar luas di 5 kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar. (*)
Poin Penting: Pemerintah menetapkan WFA Lebaran 2026 pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026 bagi… Read More
Sepanjang tahun 2025, Generali Indonesia telah membayarkan klaim senilai lebih dari Rp 1,3 Triliun untuk… Read More
BCA Syariah mencatatkan kinerja yang solid dengan peningkatan total aset sebesar 15,4% secara year-on-year (YoY)… Read More
Poin Penting BTPN Syariah mencetak laba bersih Rp1,2 triliun pada 2025, naik 13 persen yoy… Read More
Poin Penting BCA menegaskan perubahan outlook Moody’s menjadi negatif tidak memengaruhi kinerja perseroan. Fundamental dan… Read More
Poin Penting Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berbeda pandangan soal… Read More