Perbankan

PermataBank Buka Akses Pembiayaan Bayi Tabung di IVF Indonesia, Ini Alasannya

Jakarta – ⁠PermataBank mengumumkan kemitraannya berupa fasilitas pembiayaan berbasis syariah melalui produk PermataKTA iB Multiguna dengan Morula IVF Indonesia, salah satu penyedia layanan fertilitas terpadu terbesar di Indonesia. 

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah PermataBank Rudy Basyir Ahmad mengatakan, kerjasama ini diharapkan mampu memberikan solusi finansial untuk mewujudkan rencana-rencana baik nasabah, diantaranya bagi pasangan yang ingin merencanakan program kehamilan namun terkendala masalah biaya. 

“Kami sangat antusias dengan kemitraan ini karena sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan solusi finansial yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya fasilitas PermataKTA iB Multiguna, kami berharap dapat membantu nasabah untuk mewujudkan berbagai rencana dan impian mereka,” katanya, dikutip Rabu, 17 Juli 2024.

Baca juga : Gandeng Neta Auto Indonesia, PermataBank Dukung Pembiayaan Hijau di Industri Otomotif RI

Ia mengatakan, dengan hadirnya Program PermataKTA iB Multiguna diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para pasangan suami istri yang sedang berikhtiar untuk mewujudkan impian mendapatkan buah hati sesuai prinsip syariah. 

Melalui program PermataKTA iB Multiguna, nasabah dapat mengajukan pembiayaan dengan akad Ijarah (pembiayaan dengan menggunakan konsep kontrak sewa upah antar dua pihak yang telah ditetapkan), margin yang kompetitif, proses dan syarat yang mudah, dengan tenor mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan. 

Perluasan kerja sama secara nasional ini merupakan wujud nyata atau komitmen untuk mempermudah pembayaran atas layanan fertilitas terpadu kepada masyarakat. 

Baca juga : Gandeng Morula IVF, CIMB Niaga Syariah Perluas Program Pembiayaan Bayi Tabung 

Managing Director Morula IVF Indonesia, Sonny Adi Nugroho menyambut positif partisipasi program PermataKTA iB Multiguna dalam menyediakan solusi pembiayaan bayi tabung IVF yang ringan dan mudah bagi masyarakat. 

“Kerja sama ini selaras dengan cita-cita kami untuk membangun layanan kesehatan fertilitas terpadu dengan jangkauan luas di Indonesia. Semoga dengan kolaborasi ini akan semakin banyak masyarakat yang terbantu khususnya di program kehamilan berbantu dengan teknologi bayi tabung (IVF),” ujar Sonny. 

Dengan kerjasama ini diharapkan Morula IVF Indonesia bisa menjadi penyedia layanan fertilitas terpadu bayi tabung (IVF) untuk nasional hingga internasional agar dapat menjangkau captive market lebih banyak lagi dalam memberikan pelayanan kepada para pejuang dua garis menjalani program bayi tabung (IVF). 

Oleh karena itu, Morula IVF berkomitmen dalam pelayanan berkualitas, inovasi teknologi terkini, dan memberikan harapan kepada pasangan yang mengalami kesulitan dalam fertilisasi alami. 

Dengan dukungan dari PermataBank diharapkan dapat menjadi solusi bagi pasangan pejuang dua garis yang ingin melakukan program bayi tabung dalam pembiayaan tanpa perlu menunggu, di mana dalam prosesnya juga berpacu dengan waktu (menghindari kehamilan di usia tua). (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

7 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

8 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

8 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

8 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

8 hours ago