News Update

Permata Youth Preneur Rangkul 130 Siswa Calon Startup Digital

Jakarta – PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) melalui CSR nya yang bernama PermataHati, melaksanakan program Permata Youth Preneur (PYP), sebuah program pelatihan startup inspiratif dengan kurikulum komprehensif di bidang kewirausahaan (meliputi bisnis model, startup digital, coding dan literasi keuangan) yang ditujukan bagi para siswa/i tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas 11/12 dengan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) selama periode due bulan pembelajaran.

Hadir dalam acara pembukaan program PYP 2019 hari ini, Dhien Tjahajani Director Legal & Compliances PermataBank, Abdy Salimin Director Technology & Operations PermataBank, Sarjito Deputi Komisioner Edukasi & Perlindungan Konsumen OJK‚ Saryadi Guyatno, S.T., M.B.A Kepala Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri PSMK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Richele Maramis Head, Corporate Affairs PermataBank, Alfa Putra Kurnia -CEO Arkademy dan para guru serta para siswa SMK binaan PermataHati.

Dhien Tjahajani Director Legal & Compliances Permataßank berharap, melalui program ini para peserta dapat mengembangkan kemampuannya menjadi startup digital dan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk tumbuh menjadi wirausahawan digital yang sukses, siap menghadapi tantangan global dan berguna bagi masyarakat.

“Untuk pedama kalinya di tahun ini. PYP juga membuka kesempatan bagi siswa disabilitas untuk mengikuti seluruh rangkaian program dimana salah satu tim terpilih merupakan tim yang berisi dari 3 siswa SLB tuna netra,” kata
Dhien di Jakarta, Selasa 19 Maret 2019.

Mengangkat tema “lnovasi Financial Technology Menuju Industri 4.0″, PermataBank bekerjasama dengan Arkademy dan didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengemas program PYP dalam rangkaian diskusi & pelatihan, modul kurikulum online serta mentoring, agar peserta mampu mengembangkan ide produk fintech masing-masing. Usai mengikuti kegiatan ini, peserta terpilih akan mendapatkan berbagai kesempatan pengembangan diri mulai dari beasiswa sekolah coding, magang, hingga inkubasi startup.

Berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan secara online di area Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera, jumlah peserta program PYP 2019 adalah sebanyak 130 peserta. Jumlah ini meningkat jauh dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Jakarta dan Malang dipilih menjadi kota induk pelaksanaan program PYP 2019.

Pada hari ini para peserta PYP 2019 akan mengikuti sesi Sharing Session StartUp Inspiratif dari beberapa narasumber diantaranya: Lidya Kusnadi Brand Manager Amartha, Adhe Kurniawan -Tokopedia (Alumni Arkademy), Bayu Ardi Koencara Digital Delivery PermataBank dan lan Rachman Dana Juragan Receh (Best Group PermataYouthPreneur 2018 dari SMK Taruna Bakti Depok). (*)

Suheriadi

Recent Posts

Awal 2026, BTN Pimpin Realisasi Penyaluran KPR Sejahtera FLPP

Poin Penting Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat mencatat penyaluran FLPP Januari 2026 sebanyak 7.312 unit… Read More

3 hours ago

BPR NBP Group Gelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI, Hadiah 2 Mobil-99 Motor untuk Nasabah

Poin Penting BPR NBP Group menggelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI di Jonggol dengan hadiah 2… Read More

14 hours ago

Cara Bank Raya Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

Poin Penting Bank Raya mendorong akselerasi ekonomi digital melalui pendampingan delapan klaster unggulan dan lebih… Read More

14 hours ago

Sambut Imlek 2577, Ini Bisnis Cuan di Tahun Kuda Api Versi Pakar Feng Shui

Poin Penting Tahun Kuda Api membawa energi besar yang membuka peluang cuan sekaligus meningkatkan risiko… Read More

14 hours ago

Jelang Perundingan Ekonomi RI-AS, Prabowo Bahas 2 Hal Krusial di Hambalang

Poin Penting Prabowo menekankan dua hal krusial dalam rapat, yakni manfaat maksimal bagi kepentingan nasional… Read More

15 hours ago

BSI Bidik 300 Ribu Nasabah Ultramikro usai Gandeng PNM

Poin Penting BSI gandeng PNM untuk memperkuat inklusi keuangan syariah dan membidik 300 ribu nasabah… Read More

15 hours ago