Perbankan

Permata Bank Gelar RUPST 7 April 2026, Ini Agenda Lengkapnya

Poin Penting

  • RUPST Permata Bank digelar 7 April 2026 di WTC II Jakarta pukul 10.00 WIB, dengan recording date pemegang saham yang berhak hadir ditetapkan pada 9 Maret 2026
  • Agenda utama rapat meliputi persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan laporan keuangan 2025, serta penetapan penggunaan laba bersih perseroan
  • RUPST juga akan mengangkat kembali komisaris dan direksi periode 2026–2029, pengangkatan direktur baru, serta penetapan remunerasi.

Jakarta – PT Bank Permata Tbk akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 pada 7 April 2026. Agenda rapat tersebut antara lain membahas persetujuan laporan tahunan, penggunaan laba bersih, hingga pengangkatan direktur baru.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan melalui surat nomor 006/BP/CSG/II/2026 tertanggal 23 Februari 2026, RUPST akan diselenggarakan pada Selasa, 7 April 2026 pukul 10.00 WIB di World Trade Center II (WTC II) Lantai 21, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 29–31, Jakarta.

Sementara itu, tanggal daftar pemegang saham (recording date) yang berhak menghadiri rapat ditetapkan pada 9 Maret 2026.

Baca juga: Kinerja Intermediasi Solid, Permata Bank Bukukan Laba Rp3,58 Triliun di 2025

6 Agenda RUPST Permata Bank

Dalam keterbukaan informasi, manajemen Permata Bank juga mengungkapkan enam agenda yang akan dibahas dalam RUPST. Berikut rinciannya:

Pertama, dalam agenda rapat, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas Laporan Tahunan 2025 serta pengesahan Laporan Keuangan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Kedua, pemegang saham juga akan diminta menetapkan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.

Diketahui, sepanjang 2025, Permata Bank berhasil mencatatkan laba Rp3,58 triliun pada akhir 2025. Capaian laba tersebut naik tipis 0,59 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp3,56 triliun.

Baca juga: BRI Mau Gelar RUPST 10 April 2026, Siap Tebar Dividen Jumbo?

RUPST Permata Bank juga akan membahas penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026, termasuk penetapan honorarium dan persyaratan penunjukannya.

Tak hanya itu, agenda penting lainnya adalah pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk masa jabatan 2026–2029, serta pengangkatan seorang direktur baru.

Terakhir, perseroan juga akan meminta persetujuan pemegang saham terkait penetapan remunerasi dan fasilitas lainnya bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi, serta Dewan Pengawas Syariah. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

9 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

9 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

9 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

9 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

10 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

10 hours ago