Perbankan

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting

  • Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama Japan Airlines.
  • Kerja sama ini juga membidik lonjakan perjalanan Indonesia–Jepang hingga 105%, dengan Travel Fair digelar di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
  • Minat wisatawan Indonesia ke Jepang terus meningkat, tecermin dari kenaikan kunjungan 26,3% sepanjang 2025 menurut JNTO.

Jakarta – PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank kembali menjalin kerja sama dengan Japan Airlines (JAL) untuk menghadirkan Travel Fair 2026 yang digelar pada 15-17 Januari 2026 di Lippo Mall Puri, Jakarta.

Division Head Consumer Lending Permata Bank, Haryanto, mengatakan kerja sama ini ditargetkan mendorong pertumbuhan penggunaan kartu kredit sekitar 20 persen, sejalan dengan capaian tahun sebelumnya.

“Sama seperti dengan tahun lalu, kami menargetkan untuk increase kurang lebih sebesar 20 persen, dari sisi transaksi, kenaikkan dari transaksinya,” kata Haryanto kepada media di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menambahkan, wisatawan Indonesia yang bepergian ke Jepang mayoritas menggunakan kartu kredit Permata Bank untuk keperluan kuliner dan belanja, selain tiket pesawat dan penginapan.

Target Perjalanan Indonesia-Jepang Naik

Sementara itu, Sales Manager JAL, Benny Herlian, menyampaikan bahwa dari sisi maskapai, kerja sama dengan Permata Bank menargetkan peningkatan perjalanan Indonesia–Jepang dan sebaliknya hingga 105 persen.

Untuk mendukung target tersebut, Travel Fair 2026 digelar di tiga kota besar, yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya, berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya berlangsung di satu kota.

Destinasi Favorit hingga Kota Alternatif

Adapun destinasi favorit wisatawan Indonesia di Jepang masih didominasi Tokyo, Osaka, Nagoya, Fukuoka, dan Sapporo. Namun, JAL juga merekomendasikan kota alternatif seperti Akita dan Omori yang belum ramai wisatawan.

Sebagai informasi, berdasarkan data Japan National Tourism Organization (JNTO), jumlah wisatawan Indonesia ke Jepang tercatat mencapai 56.400 orang atau tumbuh 15,5 persen.

Sebagai informasi, berdasarkan data Japan National Tourism Organization (JNTO), total kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang mencapai 56.400 orang atau naik 15,5 persen. 

Secara kumulatif hingga menjelang akhir 2025, total kunjungan mencapai 558.900 orang, atau meningkat 26,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menegaskan Jepang tetap menjai destinasi favorit wisatawan Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

9 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago