Perbankan

Perluas Layanan, Bank INA Buka Kantor Cabang Baru di Sunter

Jakarta – Bank INA resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sunter, yang beralamat di Ruko Griya Utama, Sunter, Jakarta Utara.

KCP Sunter berada di bawah koordinasi Kantor Cabang (KC) Kelapa Gading ini, merupakan bagian dari ekspansi strategis Bank INA untuk memperluas jangkauan layanan perbankannya di seluruh Indonesia, terutama di daerah Jakarta Utara.

Dengan pembukaan KCP Sunter ini, Bank INA kini memiliki 50 jaringan kantor yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air.

Direktur Utama Bank INA, Henry Koenaifi menyampaikan, pembukaan KCP Sunter menandai langkah penting dalam upaya kami memperkuat jaringan kantor Bank INA di Indonesia, terutama fokus untuk nasabah di daerah Jakarta Utara.

Baca juga: Begini Kinerja Panin Bank di Tengah Isu Divestasi Keluarga Gunawan dan ANZ

“Kami berkomitmen untuk selalu memberikan layanan perbankan yang terbaik, inovatif, dan mudah diakses oleh semua nasabah kami. Kehadiran KCP Sunter merupakan wujud nyata komitmen kami untuk lebih dekat dan hadir di tengah-tengah masyarakat,” jelas Henry dalam keterangannya, 4 Oktober 2024.

Di KCP Sunter, Bank INA hadir dengan menawarkan berbagai produk unggulan untuk memenuhi beragam kebutuhan finansial nasabah. Mulai dari tabungan, deposito, giro, hingga produk pembiayaan seperti pembiayaan modal kerja, pembiayaan investasi dan pembiayaan kebutuhan konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) serta Kredit Multi Guna (KMG) dengan suku bunga dengan suku bunga yang kompetitif dan fleksibel.

Baca juga: Bank INA Buka Kantor Cabang Baru di Surabaya

Selain itu, Bank INA juga menawarkan produk investasi seperti Rekening Dana Nasabah (RDN), Surat Berharga Nasional (SBN), dan layanan Penyimpanan Margin yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan investasi nasabah.

Berbagai produk lengkap Bank INA menawarkan solusi finansial yang andal bagi nasabah yang ingin menabung, berinvestasi, ataupun mengelola pembiayaan mereka dengan lebih efektif.

Bank INA juga memiliki layanan perbankan digital melalui BINA Digital, berupa produk tabungan dan pinjaman dengan suku bunga menarik. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago