Ekonomi dan Bisnis

Perluas Inklusi Keuangan, FWD Insurance Resmikan Empat Kantor Pemasaran Mandiri

Jakarta — PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) memperluas jaringan bisnis dengan membuka empat kantor pemasaran mandiri di beberapa pulau terbesar di Indonesia meliputi Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Hadirnya kantor pemasaran mandiri ini juga sekaligus untuk memperkuat komitmen FWD Insurance dalam memperluas akses pada produk asuransi kepada masyarakat Indonesia.

Chief Agency Officer FWD Insurance Jeffrey Kie mengatakan, pembukaan kantor pemasaran mandiri tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan pengalaman berasuransi yang mudah dipahami, mudah dibeli dan didapatkan, mudah proses klaim, mudah diakses, dan yang terpenting menyenangkan. 

Baca juga : FWD Insurance Tunjuk Chief Agency Officer & Chief Bancassurance Officer Anyar, Ini Dia Sosoknya

“Hal ini juga merupakan bentuk komitmen kami dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia, dengan mengedepankan interaksi langsung pada nasabah,” katanya, dikutip Selasa, 20 Agustus 2024.

Ia mengatakan, perluasan akses ini juga diperkuat dengan  jumlah tenaga pemasar yang kini telah mencapai lebih dari 12.000 agen asuransi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kehadiran kantor pemasaran mandiri didukung oleh teknologi yang memberikan kemudahan dalam pengalaman berasuransi. 

“Untuk mendukung para tenaga pemasar, FWD Insurance menyediakan teknologi digital, yaitu aplikasi FWD SMART yang dapat melakukan analisa kebutuhan finansial nasabah kapan pun dan dimana pun,” jelasnya.

Baca juga : Permudah Nasabah Kelola Polis, FWD Insurance Hadirkan Aplikasi Omne

Aplikasi ini kata dia memberikan informasi keputusan pengajuan asuransi yang lebih cepat sebelum nasabah melakukan pembayaran premi melalui fitur UnderwriteMe. 

Dukungan lain berupa aplikasi bernama IRIS, asisten pribadi digital yang membantu agen asuransi memonitor kinerja, sales management, hingga proses rekrutmen.

FWD Insurance juga mengenalkan berbagai inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, salah satunya adalah Omne by FWD (Omne).

Produk ini ialah sebuah aplikasi yang memungkinkan nasabah mengelola polis asuransinya dengan mudah, serta menawarkan berbagai fitur menarik bagi nasabah maupun pengguna umum untuk menjalani hidup yang lebih baik melalui gaya hidup yang lebih berkualitas dan jalani hidup dengan #DoLifeat100%.

Hadirnya kantor pemasaran mandiri ini merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat di Indonesia.

“Kami menghadirkan produk proteksi bagi masyarakat di berbagai daerah, untuk dapat memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan, sebagai upaya kami dalam mewujudkan visi perusahaan yaitu mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi,” pungkasnya. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

8 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

10 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

14 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

18 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

19 hours ago