Keuangan

Perluas Bancassurance Syariah, Astra Life Gandeng UUS Permata Bank

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) menjalin kemitraan dengan unit usaha syariah (UUS) Permata Bank. Kerja sama ini terkait pemasaran produk AVA Asya Hasanah Proteksi di kanal bancassurance UUS Permata Bank.

AVA Asya Hasanah Proteksi adalah produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link sesuai prinsip syariah.

Menurut Nico Tahir, Presiden Direktur Astra Life, pihaknya merilis produk ini untuk melengkapi portofolio produk yang dipasarkan melalui kanal bancassurance, setelah sebelumnya hadir melalui produk asuransi jiwa tradisional.

“AVA Asya Hasanah Proteksi memberikan perlindungan menyeluruh dan booster investasi untuk perencanaan keuangan. Produk ini juga telah memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Nico dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 16 April 2024.

Baca juga: 10 Tahun Astra Life, Memperkuat Ekosistem Astra dan Tumbuh Berkat Kolaborasi

AVA Asya Hasanah Proteksi memberikan perlindungan menyeluruh dalam satu produk. Mulai dari perlindungan jiwa, terminal illness, cacat total dan tetap, hingga tambahan manfaat meninggal duniakarena kecelakaan selama periode mudik lebaran (manfaat mudik lebaran).

Adapun alokasi investasi yang ditawarkan sebesar 60 persen dari kontribusi dasar berkala tahun polis ke-1. Nilai alokasi investasi bisa meningkat hingga 100 persen pada tahun polis ke-4 dan seterusnya.

Nasabah juga bisa mendapatkan manfaat booster nilai investasi hingga 5 persen dari kontribusi dasar berkala di tahun polis pertama yang didapatkan mulai dari awal tahun polis ke-6 hingga tanggal berakhirnya polis.

Manfaat akhir polis sebesar 100 persen nilai dana akan dibayarkan jika peserta utama yang diasuransikan higup sampai tanggal berakhirnya polis.

Produk ini tersedia dengan kontribusi dasar berkala minimum senilai Rp6 juta per tahun. Sedangkan kontribusi investasi berkala atau kontribusi investasi tunggal minimum senilai Rp1 juta per tahun.

Baca juga: AstraPay Dukung Kemajuan Komunitas Otomotif Indonesia di FDR Day 2024

Sementara, Rudy Basyir Ahmad, Direktur Keuangan dan UUS Permata Bank menambahkan, kolaborasi dengan Astra Life menjadi wujud komitmen Unit Usaha Syariah Permata Bank untuk terus berinovasi dalam memberikan solusi investasi syariah melalui ragam produk dan fasilitas yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

“Kami berharap dengan diluncurkannya AVA Asya Hasanah Proteksi dapat memperluas pilihan nasabah Permata Bank akan produk asuransi syariah serta tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

IHSG Awal Pekan Masih Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More

1 hour ago

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

6 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

18 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

18 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

18 hours ago