Keuangan

Perluas Akses Perlindungan, Prudential Indonesia Jalin Kemitraan dengan Rumah Sakit Vertikal Kemenkes

Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus memperkuat komitmen perlindungan nasabah dengan menghadirkan inovasi layanan, termasuk pelayanan kesehatan yang memberikan nilai lebih dengan menjalin kemitraan bersama Rumah Sakit Vertikal milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam jaringan Rumah Sakit PRUPriority Hospitals. 

Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia dr. Dian Budiani mengatakan, kemitraan strategis antara Prudential Indonesia dan Kementerian Kesehatan merupakan wujud komitmen Prudential Indonesia untuk memperluas akses perlindungan dan meningkatkan kualitas serta pemerataan akses layanan kesehatan bagi nasabah di seluruh Indonesia.

Hal ini sejalan dengan aspirasi perusahaan menjadi mitra dan pelindung terpercaya dalam memberikan layanan kesehatan yang unggul dan profesional bagi nasabah.

“Kami percaya bahwa akses terhadap perlindungan dan layanan kesehatan terbaik perlu menjadi hak setiap keluarga di Indonesia. Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan untuk bermitra dengan Prudential Indonesia,” katanya, dikutip Kamis, 10 Oktober 2024.

Baca juga : Prudential Syariah Luncurkan PRUCritical Amanah, Intip Tiga Manfaat Utamanya

Menurutnya, melalui kerja sama ini, sudah ada 34 Rumah Sakit Vertikal yang bergabung dalam jaringan PRUPriority Hospitals, sehingga para nasabah Prudential Indonesia di seluruh Indonesia juga dapat menikmati pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Vertikal tersebut beserta dengan berbagai manfaat layanan kesehatan lainnya.

Diketahui, PRUPriority Hospitals hadir sebagai tanggapan yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, kondisi pasar, dan biaya kesehatan dari masa ke masa. 

Tujuannya, agar nasabah senantiasa memiliki peluang terbaik untuk meraih manfaat kesehatan optimal dan berkesinambungan atas polis asuransi yang dimiliki. 

Adapun secara khusus, PRUPriority Hospitals hadir untuk memberikan kualitas perlindungan yang unggul dan menyeluruh, yakni dengan memberikan nilai lebih kepada nasabah berupa efektivitas proses persetujuan klaim, transparansi estimasi biaya perawatan yang sesuai dengan jalur klinis di rumah sakit, serta peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis bukti medis.

Baca juga : Prudential Indonesia Bangun Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Komunitas Disabilitas

Prudential Indonesia terus melakukan komunikasi dan berdiskusi dengan berbagai rumah sakit, untuk bersama-sama memperluas dan mempermudah akses pengobatan bagi nasabah. 

Oleh karenanya, Prudential Indonesia menyambut baik kemitraan dengan rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan guna memastikan layanan asuransi yang berkualitas, yang akan meningkatkan efektivitas dalam proses klaim dengan cara memastikan kurasi terbaik termasuk transparansi biaya dan pelayanan yang lebih baik dan cepat untuk nasabah.

Jalin Kemitraan Strategis

Hingga saat ini, program PRUPriority Hospitals telah menjalin kemitraan strategis dengan 346 Rumah Sakit yang tersebar di 107 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, 61 Rumah Sakit di luar negeri. 

Dengan tambahan dukungan dari Rumah Sakit Vertikal milik Kementerian Kesehatan yang tersebar di 22 kota di Indonesia, tentunya akan meningkatkan pelayanan untuk nasabah secara merata. 

Diantara Rumah Sakit Vertikal milik Kementerian Kesehatan yang telah bergabung dalam jaringan PRUPriority Hospitals diantaranya RSUP H. Adam Malik Medan, RSUP Dr. M. Djamil Padang, RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSUP Fatmawati Jakarta, RS Kanker Dharmais Jakarta, RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr Mahar Mardjono Jakarta, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, RSUP Prof. Dr. D.R. Kandou Manado, RSUP dr. Johannes Leimena Ambon, dan RSUP dr. Ben Mboi, Kupang. 

“Prudential Indonesia akan terus mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan inovasi perlindungan kesehatan, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menikmati layanan kesehatan berkualitas dan profesional,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

2 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

2 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

3 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

4 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

4 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

5 hours ago