Ekonomi dan Bisnis

Perluas Akses Layanan, GoPay Later Kini Hadir di ShopTokopedia

Jakarta — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia mengumumkan perluasan kerjasama dengan TikTok dengan menyediakan produk “Buy Now, Pay Later” (BNPL) GoPay Later di ShopTokopedia yang terdapat di aplikasi TikTok. 

Hal ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara GoTo dan TikTok yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, termasuk menyediakan akses ke layanan keuangan. 

Direktur Grup GoTo Hans Patuwo mengatakan, pihaknya merasa senang dapat memperluas kerjasama strategis dengan TikTok melalui peluncuran GoPay Later di ShopTokopedia yang tersedia di aplikasi TikTok. 

Baca juga : Menakar Prospek Pasar Buy Now Pay Later

“GoPay Later melengkapi ketersediaan GoPay sebagai metode pembayaran yang aman dan mudah di ShopTokopedia dalam memberikan pengguna berbagai layanan keuangan di platform ShopTokopedia dan di saat yang sama, mendorong pertumbuhan bisnis GoTo dan TikTok,” katanya, dikutip Senin, 29 Juli 2024.

Ia mengatakan, GoPay Later merupakan layanan dari GoTo Financial, unit bisnis Financial Technology dari GoTo. Melalui GoTo Financial, GoTo berupaya membuka akses finansial ke setiap lapisan masyarakat, termasuk bagi mereka yang belum memiliki akses ke layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab. 

Saat ini, lebih dari 97 juta orang dewasa di Indonesia belum memiliki akses ke layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab. 

“Dalam memberikan layanan keuangan, GoTo Financial selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dan praktik bertanggungjawab, seperti melakukan komunikasi yang transparan dengan konsumen, memberikan pinjaman sesuai kemampuan meminjam pengguna, dan membekali pengguna dengan edukasi finansial,” jelasnya.

Baca juga : DPR Desak OJK Tindaklanjuti Kasus-kasus Pelanggaran SPaylater

Direktur Utama Tokopedia dan TikTok Ecommerce Melissa Siska Juminto mengatakan, pihaknya merasa bangga bekerja sama dengan GoTo sebagai mitra strategis dalam memperluas penawaran kami kepada pengguna di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap ekonomi digital nasional. 

“GoPay Later di ShopTokopedia akan membantu kami menyediakan lebih banyak opsi pembayaran fleksibel kepada pedagang dan usaha kecil, memungkinkan mereka menawarkan pengalaman belanja yang lebih mulus kepada pelanggan mereka,” pungkasnya.

Pada kuartal pertama 2024, bisnis pinjaman konsumen GoTo Financial memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan topline GoTo. 

Jumlah pinjaman yang diberikan (outstanding loan) GoTo, termasuk produk BNPL dan pinjaman tunai, meningkat sebesar 43% dari kuartal sebelumnya dan naik tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp2,7 triliun. Di saat yang sama, tingkat rasio kredit macet (non performing loan/NPL) tetap terjaga. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

11 mins ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

6 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

6 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

6 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

8 hours ago