Jakarta–Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyepakati untuk memperluas kerja sama, antara lain guna meningkatkan akses keuangan.
Komitmen tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (NK) Kerjasama dan Koordinasi dalam Rangka Pelaksanaan Tugas Bank Indonesia dan Kementerian ESDM) yang ditandatangani oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, di Jakarta, Kamis, 13 April 2017.
Nota Kesepahaman tersebut merupakan perluasan dari Nota Kesepahaman yang telah disepakati sebelumnya pada tahun 2015, No.17/1/GBI/DSta/NK tentang Kerja sama Pertukaran, Perolehan, dan Penyusunan Data dan/atau Informasi.
Agus Marto mengatakan, di tengah semakin meningkatnya tantangan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi perekonomian, sinergi yang semakin erat antara BI dengan Kementerian ESDM sangatlah penting dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kedua institusi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More
Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More