Jakarta–Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyepakati untuk memperluas kerja sama, antara lain guna meningkatkan akses keuangan.
Komitmen tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (NK) Kerjasama dan Koordinasi dalam Rangka Pelaksanaan Tugas Bank Indonesia dan Kementerian ESDM) yang ditandatangani oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, di Jakarta, Kamis, 13 April 2017.
Nota Kesepahaman tersebut merupakan perluasan dari Nota Kesepahaman yang telah disepakati sebelumnya pada tahun 2015, No.17/1/GBI/DSta/NK tentang Kerja sama Pertukaran, Perolehan, dan Penyusunan Data dan/atau Informasi.
Agus Marto mengatakan, di tengah semakin meningkatnya tantangan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi perekonomian, sinergi yang semakin erat antara BI dengan Kementerian ESDM sangatlah penting dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kedua institusi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More