Keuangan

Perluas Akses Investasi, Produk DPLK Sucor AM Kini Dipasarkan di Aplikasi Bibit

Poin Penting

  • Sucor Asset Management menggandeng Bibit untuk memasarkan produk DPLK melalui platform digital
  • Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas masyarakat—khususnya investor ritel dan generasi muda
  • DPLK Sucor AM dipasarkan sebagai produk dana pensiun tersendiri (bukan reksa dana), dirancang khusus untuk kebutuhan masa pensiun dan didukung komitmen edukasi.

Jakarta – Sucor Asset Management (Sucor AM) memperluas distribusi produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dengan menggandeng PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit). Lewat kerja sama ini, produk DPLK Sucor AM akan dipasarkan melalui platform investasi online Bibit.

Bibit menjadi plaltform investasi online pertama yang bekerja sama daalam memasarkan produk DPLK Sucor AM. Kerja sama ini digagas untuk memudahkan masyarakat berinvestasi sekaligus menjangkau lebih banyak investor ritel.

Kemitraan kedua perusahaan ini ditandai dengan Kick Off Pembentukan dan Kerja Sama Pemasaran DPLK Sucor AM yang dilakukan di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026 kemarin. Lewat kerja sama ini, Sucor AM dan Bibit berupaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap produk perencanaan dana pensiun dengan memanfaatkan platform digital.

Baca juga: Cara Bibit Ajak Investor Sehat Fisik dan Finansial

Menurut Direktur Sucor AM, Fajrin Hermansyah, inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan memperluas inklusi keuangan di Indonesia. DPLK Sucor AM pun akan menjadi produk DPLK pertama yang dipasarkan di platform Bibit.

Kehadiran DPLK Sucor AM di platform Bibit diharapkan mempermudah investor ritel mengakses solusi perencanaan dana pensiun secara praktis, transparan, dan sesuai kebutuhan finansial masing-masing individu.

Produk DPLK Sucor AM ini diklaim dirancang selaras dengan profil risiko dan tujuan keuangan investor, serta didukung komitmen Sucor AM dan Bibit dalam memperkuat inovasi produk dan edukasi keuangan.

“Kolaborasi ini bukan sekadar penambahan produk, melainkan wujud komitmen bersama untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen perencanaan masa depan yang komprehensif. Melalui DPLK Sucor AM di platform digital seperti Bibit, kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mulai merencanakan masa depan finansialnya secara lebih disiplin,” papar Fajrin dalam keterangan resmi, Jum’at, 23 Januari 2026.

Sementara William, Head of PR & Corporate Communication Bibit mengatakan, kolaborasi ini juga sejalan dengan misi Bibit dalam memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan jangka panjang yang relevan dan mudah dipahami. Kehadiran DPLK Sucor AM bisa menjadi langkah konkret mendorong kebiasaan perencanaan keuangan jangka panjang sejak dini.

Baca juga: OJK Buka Suara soal Dugaan Penipuan Kripto yang Libatkan Timothy Ronald

“Beberapa tahun terakhir ini, kesadaran generasi muda akan pentingnya merencanakan dana pensiun terus meningkat. Bibit mendukung agar produk DPLK Sucor AM nantinya dapat diakses oleh nasabah-nasabah kami untuk merencanakan dana pensiun mereka dengan tetap mempertimbangkan profil risiko masing-masing,” timpal William.

Sebagai informasi, DPLK Sucor AM akan dipasarkan sebagai produk tersendiri dalam kategori Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan bukan sebagai reksa dana konvensional. Produk ini secara khusus difokuskan untuk perencanaan masa pensiun serta manfaat jangka panjang lainnya yang relevan bagi investor. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Defisit APBN Februari 2026 Tembus Rp135,7 Triliun

Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More

39 mins ago

Mudik Tenang dan Nyaman, Tugu Insurance Hadirkan Asuransi t mudik

Poin Penting Tugu Insurance meluncurkan asuransi mikro t mudik (konvensional dan syariah) untuk memberikan perlindungan… Read More

51 mins ago

Airlangga Beberkan Jurus Pemerintah Jaga Daya Beli di Awal 2026

Poin Penting Pemerintah menggulirkan stimulus fiskal dan bansos sejak awal 2026 untuk menjaga daya beli;… Read More

59 mins ago

Nilai Transaksi Mandiri Agen Capai Rp3,5 Triliun di Januari 2026

Poin Penting Frekuensi transaksi Mandiri Agen naik 44 persen yoy menjadi 2,34 juta pada Januari… Read More

1 hour ago

APPBI Bidik Transaksi BINA Lebaran 2026 Tembus Rp53 Triliun

Jakarta –  Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membidik transaksi penjualan pada program BINA (Belanja di… Read More

2 hours ago