Keuangan

Perluas Akses Investasi, AllianzGI Hadirkan Produk bagi Nasabah Standard Chartered

Jakarta – PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia), mengumumkan kemitraan strategis dengan Standard Chartered Indonesia. Melalui kerja sama ini, AllianzGI Indonesia menghadirkan produk Reksa Dana Allianz Alpha Sector Rotation Kelas A, untuk nasabah Standard Chartered Indonesia.

Kerja sama ini lahir dari visi kedua perusahaan untuk memberikan ragam solusi investasi bagi investor Indonesia. Keduanya akan memadukan keahlian investasi global dengan pemahaman mendalam soal dinamika pasar domestik.

Aliyahdin (Adi) Saugi, Head of Indonesia, AllianzGI mengatakan, pihaknya berorientasi pada kebutuhan investor di Indonesia. Reputasi yang dibangun Standard Chartered Indonesia serta hubungan erat dengan nasabah diyakini menjadikan bank ini sebagai mitra ideal bagi Allianz GI Indonesia.

Baca juga: Allianz Life Beberkan Keuntungan Skema Co-Payment untuk Nasabah

Bagi AllianzGI Indonesia, kemitraan strategis ini juga sangat penting dan selaras dengan upaya memperkuat positioning sekaligus memperluas akses investor di Indonesia.

“Kami percaya bahwa kemitraan ini akan mempermudah investor Indonesia dalam mengakses berbagai solusi investasi terdiversifikasi yang kami tawarkan,” ujar Adi di Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025.

Ia menambahkan, produk reksa dana ini membantu investor mencapai apresiasi modal jangka panjang. Produk ini fokus berinvestasi pada saham-saham Indonesia yang memiliki fundamental kuat, dan prospek pertumbuhan yang menarik.

Sementara, Tandy Cahyadi, Head of Affluent Segment, Distribution & Wealth Solution, Standard Chartered Indonesia menambahkan, kerja sama ini penting untuk memberikan solusi-solusi keuangan yang semakin mumpuni bagi investor Indonesia.

Standard Chartered Indonesia sendiri fokus pada pengembangan bisnis wealth management, termasuk melalui peluncuran produk-produk investasi seperti ini.

“Penelucuran baru-baru Allianz Alpha Sector Rotation ini sejalan dengan strategi kita untuk menawarkan raga pilihan produk investasi yang bisa memenuhi berbagai macam kebutuhan investasi nasabah dengan berbagai macam profil risiko,” ujarnya.

Baca juga: Allianz Life dan HSBC Indonesia Luncurkan Smartwealth Rupiah Multi Asset Income Fund

Adapun untuk segmen nasabah, dari sisi profil risiko ditujukan bagi nasabah dengan profil risiko lebih tinggi atau lebih agresif. Nasabah seperti ini umumnya mengharapkan imbal hasil yang lebih tinggi, tapi juga mempunyai toleransi risiko yang lebih tinggi.

Tandy menyakini, kerja sama ini juga akan membantu Standard Chartered Indonesia merealisasikan target pertumbuhan double digit untuk bisnis investasi. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

3 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

3 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

4 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

14 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

15 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

15 hours ago