News Update

Perlindungan Konsumen jadi Fokus Pemerintah dalam Transaksi Kripto

Jakarta – Kepala Badan Keuangan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih memantau segala hal yang berkaitan dengan kripto. Pemerintah tentunya peduli dengan pendalaman pasar. Dengan semakin banyaknya pilihan instrumen yang ada di masyarakat saat ini, tentunya akan mendorong pendalaman pasar dan pengembangan pasar itu sendiri.

“Kalau dari pemerintah tentunya kita care tentang pendalaman pasar, instrumen-instrumen yang makin banyak bagi masyarakat untuk melakukan tabungan itu kita harapkan makin banyak, sehingga pendalaman pasar ke arah instrumen-instrumen yang sudah terbukti stabil,” katanya dalam sebuah webinar, Kamis, 10 Februari 2022.

Namun begitu, pihaknya akan tetap memastikan perlindungan konsumen berjalan dengan baik. Hal ini tentunya hanya dapat dilakukan bersama-sama oleh Kemenkeu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan juga Bank Indonesia (BI) bersama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam konteks stabilitas sektor keuangan.

“Tentunya perlindungan konsumen ini menjadi fokus yang harus kita perhatikan juga, dan dari sisi pemerintah kita melihat pendalaman pasar dan pengembangan pasar keuangan. Jadi kita melihat instrumen-instrumen dan kita perhatikan bagaimana dia dampaknya pada pendalaman pasar dan juga bagaimana perlindungan konsumennya,” ujar Febrio. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

2 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

3 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

3 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

4 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

4 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago