Surakarta – Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau BPD Jateng, Bambang Widiyatmoko, menegaskan pentingnya memperkuat tabungan Simpeda sebagai identitas utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) di tengah persaingan dan transformasi digital.
Dalam Gala Dinner dan Expo Undian Tabungan Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXVI-2026 di Surakarta, Bambang menyebut Simpeda tidak hanya sebagai produk, tetapi juga representasi peran BPD di masyarakat.
“Kami terus berkomitmen agar tabungan Simpeda semakin dikenal dan semakin dekat di hati masyarakat Indonesia,” ujar Bambang dalam acara yang digelar di Pendopo Balaikota Surakarta, Surakarta, Jateng, Kamis (16/4).
Baca juga: Gala Dinner Undian Simpeda Tahun XXXVI-2026, Ketua Asbanda: Momentum Konsolidasi Nasional BPD
Bambang menegaskan penguatan Simpeda tidak terlepas dari soliditas dan sinergi antar-BPD. Kolaborasi dinilai penting untuk meningkatkan daya saing.
“Di tengah tantangan ekonomi global dan digitalisasi perbankan, kebersamaan antar-BPD adalah kunci utama untuk kita maju bersama,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia juga mengingatkan bahwa BPD harus saling menguatkan, bukan bersaing. “Kita terus melangkah beriringan, saling menguatkan, tidak bersaing tetapi terus bersanding dan membuktikan bahwa Bank Pembangunan Daerah adalah pilar utama yang tak tergoyahkan dalam menggerakkan ekonomi di daerah masing-masing,” tegasnya.
Kinerja Simpeda Tumbuh Positif
Bank Jateng sendiri terus mencatat pertumbuhan konsisten pada tabungan Simpeda, baik dari sisi nominal maupun jumlah nasabah.
Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng, Anna Kusumarita, menyebut per Desember 2025 total simpanan Simpeda mencapai Rp2,23 triliun atau tumbuh 12,39 persen (YoY), dengan jumlah penabung 155.059 nasabah.
“Jumlah penabung per Desember 2025 yaitu 155.059 orang nasabah, ada pun saldonya Rp2.232.870.566.499, itu per 31 Desember 2025,” kata Anna kepada Infobanknews di sela-sela acara penyegelan Undian Tabungan Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXVI-2026 di Hotel Alila Surakarta, Rabu, (15/4).
Anna juga mengungkapkan bahwa kontribusi Simpeda terhadap total tabungan konvensional Bank Jateng mencapai 8,58 persen dari total Rp26,01 triliun.
Baca juga: Dana Simpeda Bank Jateng Meningkat, Tembus Rp2,23 Triliun di 2025
Target Tumbuh Hingga Rp3,1 Triliun
Ke depan, Bank Jateng menargetkan pertumbuhan dana tabungan secara keseluruhan mencapai Rp26,75 triliun atau naik 2,84 persen.
Sementara itu, khusus tabungan Simpeda ditargetkan meningkat signifikan.
“Kalau untuk Tabungan Simpeda dari posisi Desember 2025 Rp2,23 trilun, ya kita targetkan bertambah menjadi Rp3,1 triliun pada akhir tahun ini,” tutupnya. (*)







