Jakarta – Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mengadakan acara buka bersama (bukber) sekaligus memberikan santunan kepada 35 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Harapan Remaja di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Senin, 10 Maret 2025.
Tedy Alamsyah, Ketua Umum Perbarindo mensyukuri atas terselenggarannya bukber dan santunan anak yatim ini. Dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi momentum bagi Bank Pereknomian Daerah (BPR) dan BPR Syariah untuk kembali membangun tali silahturahmi.
“Kami berharap bahwa momentum di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah ini, tentunya menjadi momentum yang mana kita bisa kembali merekatkan dan membangun silaturahmi,” kata Tedy, yang juga merupakan direktur utama BPR Danagung Bekti ini.
Baca juga: Perbarindo-Privy Jalin Kolaborasi, Dukung Ekosistem Digital Industri BPR
Tidak lupa juga, Tedy mengingatkan esensi dari acara tersebut, yakni berbagi kebahagiaan bersama dengan anak yatim dari panti asuhan. Sebagai penutup, Tedy berharap agar Perbarindo tetap eksis dan mampu melewati kondisi perekonomian yang menantang.
“Kami memohon doa dari bapak-ibu semua bahwa BPR dan BPRS, agar berkenan mendoakan, bahwa di tengah situasi ekonomi yang cukup challenging BPR, BPRS, dan Perbarindo tetap eksis dan tetap bisa berbagi kepada yang lain,” tutup Tedy.
Dalam kesempatan ini, Perbarindo juga turut mengundang perwakilan DPD Perbarindo dari berbagai daerah, serta sejumlah lembaga eksternal.
Baca juga: BPR Kanti Kembali Gelar Tabungan Arisanku, Total Hadiah Rp3 Miliar
Beberapa lembaga eksternal tersebut meliputi perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Adapun acara utama dalam penyelenggaraan santunan ini adalah tausiah yang dibawakan oleh pendakwah Raden Rizki Mulyawan alias Dik Doank. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More