News Update

Perkuat Segmen KPR, Bank Mandiri Gandeng The Sanctuary Collection

Jakarta – Bank Mandiri bekerja sama dengan PT Cipta Harmoni Lestari sebagai pengembang perumahan, The Sanctuary Collection dalam rangka memberikan kemudahan kredit kepemilikan rumah (KPR) bagi konsumen. Kerja sama ini memperkuat rencana Bank Mandiri untuk terus memperkuat ekspansi di pasar KPR.

Melalui penandatanganan kerja sama pembiayaan KPR, konsumen The Sanctuary Collection mendapatkan berbagai kemudahan dan sejumlah promo menarik. Bukan hanya dari sisi pricing, tapi juga kemudahan proses Mandiri KPR dengan suku bunga bervariasi.

Sementara itu, Bank Mandiri juga menawarkan program KPR milenial. Program ini akan memberi benefit-benefit seperti suku bunga fixed 5 tahun, tenor lebih panjang, limit kredit lebih besar dan angsuran KPR secara berjenjang untuk segmen milenial (employee payroll), yang merupakan pangsa pasar terbesar sektor properti saat ini.

Chief Marketing Officer (CMO) The Sanctuary Collection, Setia Iskandar Rusli mengatakan, pihaknya akan membangun unit-unit perumahan berlantai dua bertipe 7, 8 dan 10 pada tahap pertama. Sementara itu, harga yang dipasarkan untuk klaster perdana, Tanglin Parc, mulai dari Rp1,9 miliar.

“Dalam era new normal ini, The Sanctuary Collection hadir di saat yang tepat dengan konsep eco living, menghadirkan rumah yang nyaman dan ramah lingkungan dan didukung oleh sejumlah keunggulan lainnya,” ujar Setia Iskandar Rusli, dalam keterangannya, yang dikutip di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.

Sebagai informasi, The Sanctuary Collection merupakan proyek perumahan seluas 25 hektar di kawasan Sentul Selatan, Bogor. Hunian mewah ini dikembangkan secara joint venture oleh PT Cipta Harmoni Lestari dengan dua pengembang asal Singapura Perennial Real Estate Holdings Limited dan CNQC. Tahap pertama akan dikembangkan klaster premium Tanglin Parc di atas lahan seluas 5,5 hektar dengan total 189 unit. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

7 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

8 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

8 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

9 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

10 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

11 hours ago