Jakarta – Memperingati Hari Kekayaan Negara Ke-12, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk beserta Bank BUMN Lainnya melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tentang “Pertukaran Informasi Lelang Melalui Tautan Situs Web” yaitu Portal Lelang Indonesia yang baru saja di launching.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Manajemen Risiko BRI Mohammad Irfan beserta Direksi dan SEVP Bank BUMN Lainnya dengan Direktur Lelang DJKN (Lukman Effendi) di Gedung Dhanapala Jakarta Pusat.
“Penguatan kerjasama ini penting ya, apalagi untuk mempermudah aset lelang agar bisa segera terjual. Hasil lelang yang optimal bisa menjadi sumber recovery bagi BRI”, ujar Direktur Utama BRI, Suprajarto melalui keterangan resminya di Jakarta, Minggu 18 November 2018.
Lelang ini dilakukan Bank atas agunan kredit yang sudah macet, tidak lagi memiliki kemampuan membayar atau debitur tidak kooperatif untuk menyelesaikan kewajibannya. Melalui kerjasama ini, jangkauan pemasaran agunan lelang Bank akan semakin luas dan hasil (laku) lelang dan recovery dari dampak lelang pun akan meningkat.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, Bank BRI telah melakukan berbagai inovasi dalam pemasaran agunan lelang diantaranya: Aplikasi Info Lelang BRI versi Android maupun IOS disamping website info lelang BRI dengan alamat https://infolelang.bri.co.id serta yang kini sudah terintegrasi dengan Portal Lelang Indonesia melalui www.lelang.go.id.
Sinergi dari dua aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi terkait berbagai lelang agunan. Bank BRI maupun DJKN berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendukung optimalisasi pelaksanaan lelang e-auction. (*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More