News Update

Perkuat Peran di Daerah, OJK Resmikan Gedung Kantor Purwokerto

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan terus memperkuat peran dan fungsinya sebagai otoritas di sektor jasa keuangan dalam melakukan pengawasan industri jasa keuangan, meningkatkan literasi keuangan, memberikan perlindungan konsumen jasa keuangan, dan mendukung pemulihan ekonomi daerah dengan keberadaan kantor OJK di daerah.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam peresmian Gedung Kantor OJK Purwokerto yang terletak di Jl. Gatot Subroto No.46, Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Seremonial persemian gedung Kantor OJK Purwokerto dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua DPRD Banyumas Budhi Setiawan dan jajaran pimpinan daerah dari Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, dan Purbalingga. Turut hadir secara virtual Ketua dan Anggota Komisi XI DPR RI.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan tugas OJK termasuk perwujudan gedung Kantor OJK yang mandiri dan representatif di Purwokerto. Semoga dengan adanya gedung baru ini memberikan manfaat yang lebih untuk seluruh stakeholder OJK dan masyarakat Jawa Tengah,” ucap Wimboh.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat atas peresmian gedung kantor OJK Purwokerto. “Kami harap gedung kantor OJK dapat menjadi tempat bertanya masyarakat terkait keuangan,” jelas Ganjar.

Ganjar juga menyampaikan apresiasi kepada OJK karena telah peduli dengan gedung yang merupakan warisan budaya (heritage) di Jawa Tengah seperti penggunaan Gedung Kantor Regional 3 Jawa Tengah di Semarang dan Gedung Kantor OJK Purwokerto yang baru diresmikan.

Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto dalam sambutannya secara virtual, menyambut baik selesainya Gedung OJK Purwokerto secara mandiri dan berharap dapat meningkatkan kinerja OJK di daerah.

“Gedung ini merupakan bentuk kemandirian OJK. Dengan adanya gedung baru semoga dapat mendukung tugas OJK di daerah serta memperkuat sinergi seluruh kepentingan dan stakeholder dalam memberikan layanan prima untuk masyarakat Jawa Tengah,” lanjut Dito.

OJK Purwokerto mengawasi 41 lembaga jasa keuangan yang terdiri dari BPR/BPRS, Koperasi dan Lembaga Keuangan Mikro yang tersebar di Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga. (Steven Widjaja)

Paulus Yoga

Recent Posts

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

2 mins ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

16 mins ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

32 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

3 hours ago