Market Update

Perkuat Pendalaman Pasar, BEI Luncurkan SPPA Repo dan ETP Antarpasar

Poin Penting

  • BEI resmi meluncurkan SPPA Repo dan mengukuhkan izin operasional ETP Antarpasar, yang telah disetujui OJK dan Bank Indonesia
  • SPPA memperkuat perdagangan Repo dengan price discovery lebih baik, proses post-trade lebih efisien, serta peningkatan likuiditas pasar
  • Partisipasi pelaku pasar terus meningkat, dengan 39 pengguna jasa SPPA—14 di antaranya peserta pilot Repo seperti BPD dan bank umum

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar grand gaunching Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Repurchase Agreement (Repo) dan Inaugurasi Penyerahan Izin Operasional Penyedia Electronic Trading Platform (ETP) Antarpasar pada hari ini (1/12).

Peluncuran SPPA Repo dan Inaugurasi Izin Penyedia ETP Antarpasar ini menjadi tonggak penting dari pendalaman pasar keuangan Indonesia dengan peran langsung SPPA dalam menyediakan perdagangan Pasar Sekunder untuk Instrumen Surat Utang dan Pasar Uang.

Komitmen ini juga didukung melalui Persetujuan Izin Operasional SPPA sebagai Penyedia ETP Antarpasar oleh Bank Indonesia (BI) pada Jumat, 28 November 2025. 

Baca juga: Resmi Masuk Pasar Repo, Transaksi Berbasis Obligasi SMF Tembus Rp299 Miliar dalam 10 Hari

Persetujuan izin operasional tersebut juga memperkuat posisi SPPA dalam penyelenggaraan layanan transaksi yang dipercaya oleh BI atas instrumen pasar uang, yaitu Repo. 

Dengan persetujuan tersebut, SPPA menjadi trading platform yang mendapatkan persetujuan baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga BI, sebagaimana amanat UU P2SK terkait penyelenggaraan antarpasar antar Otoritas Sektor Keuangan. 

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengatakan dengan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator hingga pelaku pasar, SPPA menjadikan perdagangan Repo semakin inklusif, memberikan price discovery yang baik serta mengefisiensikan proses post trade perdagangan Repo. 

“SPPA berperan penting dalam pendalaman pasar surat utang dan pasar uang, meningkatkan likuiditas di Pasar Sekunder dan berkontribusi nyata bagi stabilitas sistem keuangan nasional,” ucap Iman.

Hingga saat ini transaksi Repo telah mencapai senilai Rp642,1 triliun dengan rata-rata nilai transaksi repo di SPPA mencapai Rp3,4 triliun per hari atau mencapai pangsa pasar interdealer sampai dengan 28 persen.

Baca juga: Energi Mega Persada Bidik Dana Rp4 Triliun dari Obligasi Berkelanjutan Tahap I

Bahkan, transaksi Repo sempat mencapai nilai tertingginya Rp23,3 triliun pada 27 November 2025. Ini mencerminkan transaksi Repo di SPPA berperan penting dalam memenuhi likuiditas harian perbankan. 

Selain itu, dari 39 pengguna jasa SPPA secara keseluruhan, 14 pengguna jasa SPPA merupakan pengguna jasa Repo pilot di SPPA yang terdiri dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan bank umum. 

“Ke depannya, diharapkan semakin banyak pelaku pasar yang dapat memanfaatkan transaksi Repo di SPPA,” harap Iman. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

5 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

6 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

6 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

12 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

13 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

13 hours ago