Moneter dan Fiskal

Perkuat Pemeriksaan, BPK Gandeng Lembaga Audit Korea

Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan kerja sama dengan lembaga audit Korea yakni The Board of Audit and Inspection of Korea (BAI Korea) guna memperkuat kapasitas pemeriksaan investigatif dan quality assurance.

Kerja sama antara dua lembaga audit ini tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman bilateral yang dilakukan oleh Senior Director of Social and Welfare Audit Division BAI Korea Jong Nam Yoo dan Wakil Ketua BPK RI, Bahrullah Akbar yang didampingi oleh Auditor Utama Investigasi I Nyoman Wara.

Dengan adanya kerja sama tersebut, kedua supreme audit institution (SAI) saling berbagi pengetahuan dan bertukar pengalaman mengenai pemeriksaan investigasi dan quality assurance yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas audit dan meningkatkan dampak dari hasil pemeriksaan.

“Kerja sama ini untuk memperbaiki kualitas audit, karena quality assurance sangatlah penting,” ujar Bahrullah Akbar dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, 25 September 2017.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa pertemuan kedua SAI ini nantinya, akan menelaah lebih lanjut terkait dengan isu-isu yang berkenaan dengan quality assurance khususnya dari perspektif sembilan pilar kerangka quality assurance dan three line of defense.

Adapun BPK sendiri memiliki unit audit investigasi sebagai bentuk komitmen BPK RI dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. “Diharapkan kedua SAI dapat memperoleh perspektif baru sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan khususnya di bidang sektor publik,” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

5 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

6 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

7 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

7 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

8 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

8 hours ago