Sebelumnya, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menaikkan peringkat Obligasi Pegadaian menjadi tripel A (idAAA) dari sebelumnya dobel A plus (idAA+). Pemeringkatan tersebut tertuang dalam Surat Direktur Pefindo nomor : RC-302/PEF-DIR/IV/2017 tanggal 5 April 2017. Penilaian dilakukan berdasarkan data dan informasi perusahaan serta Laporan Keuangan Audit tahun 2016.
Lebih lanjut Basuki mengatakan, peringkat tripel A tersebut merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Dengan peringkat tersebut, maka Pegadaian mempunyai kemampuan lebih baik (superior) untuk memenuhi keuangan jangka panjang dibandingkan obligor lainnya.
“Dengan struktur modal yang kuat dan biaya modal yang lebih efisien diharapkan kedepan Pegadaian dapat memberikan layanan yang lebih baik. Selain itu juga dapat memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang lebih luas, sebab biaya ekspansi juga cukup tinggi,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More