News Update

Perkuat Modal, MNC Bank Tidak Bagi Dividen

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank MNC lnternasional Tbk (MNC Bank) menyepakati keuntungan bersih tahun 2016 sebesar
Rp9,35 miliar akan digunakan perusahaan untuk memperkuat permodalan.

Dengan begitu, kinerja tahun buku 2016, bank yang di nahkodai oleh Benny Purnomo ini tidak akan membagikan dividen kepada pemegang saham.

“Hal itu kita lakukan dalam rangka untuk membiayai kegiatan usaha MNC Bank kedepan. Sehingga diputuskan tidak membagikan dividen,” kata Presiden Direktur MNC Bank, Benny Purnomo di Jakarta, Selasa, 30 Mei 2017.

Sepanjang tahun 2016 sendiri MNC Bank terus melakukan transformasi melalui pengembangan SDM, infrastruktur dan peningkatan kualitas aset.

Berbagai langkah strategispun terus dilakukan, diantaranya perluasan jaringan dan memperkuat kerja sama bisnis dengan berbagai pihak yang potensial hingga melengkapi layanan dengan sistem teknologi digital terkini untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Hal tersebut lanjut Benny sejalan dengan strategi bisnis MNC Bank yang berfokus pada segmen konsumer dan ritel.

“Saat ini porsi kredit kita mayoritas di konsumer. Prosentasenya 55% konsumer dan sisanya 45% modal kerja dan lain-lain,” pungkasnya.

Sekeder informasi, tahun lalu MNC Bank berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp10,33 triliun dan menyalurkan kredit sebesar Rp7,99 triliun.

Untuk fokus di tahun 2017 ini, MNC Bank kata Benny akan terus melakukan peningkatan modal, pengembangan platform maupun jaringan, meningkatkan jumlah nasabah baru, pengembangan dan pembaruan infrastruktur aplikasi, penataan jaringan cabang, pengembangan SDM, penyelesaian kredit bermasalah dan penguatan good corporate governance. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

45 mins ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

1 hour ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

10 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

11 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

13 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

13 hours ago