Poin Penting
- FBC Aesthetic menghadirkan teknologi XERF dari Korea Selatan untuk menangkap tren perawatan estetika non invasif yang terus meningkat
- XERF menawarkan teknologi skin tightening yang lebih nyaman, minim downtime, dan tetap efektif untuk stimulasi kolagen
- Kehadiran XERF memperkuat standar perawatan estetika modern dan berbasis teknologi di Indonesia.
Jakarta – Pasar estetika premium terus menunjukkan peningkatan signifikan. Permintaan terhadap perawatan non invasif berbasis teknologi terus meningkat dari tahun ke tahun, seiring semakin tingginya kesadaran masyarakat akan perawatan.
Kondisi itu membuka peluang bagi industri klinik estetika, seperti FBC Aesthetic and Revelation Center. Klinik ini pun memboyong teknologi XERF dari Korea Selatan, untuk memperkuat positioning-nya di market yang semakin kompetitif.
Teknologi XERF by Cynosure Lutronic ini adalah teknologi skin tightening generasi terbaru yang sudah banyak diadopsi di pasar estetika global, seperti Amerika Serikat, Thailand, Taiwan dan sejumlah negara lain. Tren ini sejalan dengan meningkatnya permintaan perawatan non invasif.
Baca juga: AI, Antara Keandalan Teknologi, dan Kemunduran Kognitif
XERF world’s first multi-frequency monopolar RF treatment dengan FDA approval yang menghadirkan dua frekuensi sekaligus (6.78 MHz dan 2 MHz). Berbeda dari teknologi RF atau ultrasound konvensional, XERF didukung advanced integrated cryogen delivery (ICD) system yang mampu menjaga suhu permukaan kulit tetap stabil selama penghantaran energi.
Keunggulan ini membuat energi bisa dihantarkan secara optimal ke lapisan yang lebih dalam tanpa memberikan panas berlebih di permukaan, sehingga meminimalkan rasa nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Dengan begitu, XERF menghadirkan pengalaman skin tightening yang lebih comfortable dan minim downtime. Tapi diklaim tetap efektif menstimulasi kolagen dan elastin.
Fanda Bahtiar, Clinic Owner FBC Aesthetic and Revitalization Center mengungkapkan, pihaknya sangat selektif dalam menambahkan device baru. XERF dipilih karena menawarkan diferensiasi yang nyata, terutama dari sisi kenyamanan pasien, tanpa mengorbankan efektivitas hasil.
“Bagi kami, ini bukan sekadar penambahan alat, tetapi peningkatan standar treatment yang kami berikan kepada pasien,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Sementara, Andy Rahardja sebagai Vice President of idsMED Aesthetics sebagai distributor resmi XERF di Indonesia, mengatakan, pihaknya berkomitmen membawa teknologi estetika global yang telah teruji secara klinis ke pasar Indonesia.
“Kami bangga dapat bermitra dengan FBC dalam menghadirkan standar baru untuk treatment skin tightening yang lebih efektif, nyaman, dan berbasis teknologi mutakhir di Indonesia,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Marisa Theresia selaku Head of Aesthetics melanjutkan, sebelum menghadirkan XERF ke Indonesia, merekaelakukan evaluasi langsung di Korea Selatan bersama para dokter untuk memahami teknologi ini dari sisi klinis.
Baca juga: Menkomdigi: Teknologi AI Bisa Tingkatkan PDB RI 3,67 Persen
“Dari proses tersebut hingga saat ini, kami juga mendengar langsung berbagai review yang menunjukkan bahwa XERF memberikan pengalaman treatment yang minim downtime, lebih nyaman, dan tentunya dengan hasil yang optimal. Kehadirannya di FBC menjadi langkah yang tepat dalam menghadirkan standar perawatan yang lebih advanced bagi pasien di Indonesia,” paparnya.
Dengan kehadiran XERF, FBC Aesthetic and Revitalization Center memperkuat kehadirannya dalam teknologi estetika yang tidak hanya mengikuti tren global, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pasien. (*) Ari Astriawan


