Poin Penting
- Paylabs terus mendorong adopsi pembayaran digital dan kini melayani lebih dari 6.000 merchant, dari UMKM hingga korporasi, dengan 50+ channel pembayaran terintegrasi
- Keandalan dan keamanan sistem dibuktikan lewat sertifikasi PCI DSS dan ISO 27001, memastikan transaksi cepat, aman, dan sesuai standar global.
- Fokus ke depan adalah memperkuat ekosistem UMKM dan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat transformasi pembayaran digital di Indonesia.
Jakarta – PT Wahana Pembayaran Digital (Paylabs) terus mendorong adopsi solusi pembayaran berbasis teknologi digital di berbagai sektor industri.
Payment gateway yang genap berusia enam tahun pada 29 April 2026 itu sudah melayani ribuan pelaku usaha di Indonesia. Skala usaha yang dilayani Paylabs mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi besar.
Sebagai payment gateway, Paylabs memastikan infrastruktur pemrosesan transaksi yang andal dan cepat, serta aman. Hal itu terbuktir dengan mendapatkan sertifikasi internasional PCI DSS dan ISO 27001.
Sertifikasi PCI DSS memastikan setiap data pembayaran diproses sesuai standar keamanan industri kartu global. Sedangkan ISO 27001 menegaskan komitmen Paylabs dalam menjaga kerahasiaan serta integritas sistem informasi.
Baca juga: Biaya Admin E-Commerce Dikeluhkan, Menteri UMKM Maman Akui Belum Ada Aturan
Paylabs menghadirkan lebih dari 50 channel pembayaran dalam satu platform terintegrasi. Mulai dari QRIS, Virtual Account, e-wallet, hingga kartu kredit. Saat ini, lebih dari 6.000 merchant tergabung dalam ekosistem Paylabs.
Memperkuat Ekosistem UMKM
Dalam mendukung penguatan infrastruktur transaksi digital, memperkuat ekosistem UMKM menjadi salah satu prioritas strategis Paylabs. Paylabs memahami bahwa inklusivitas keuangan dapat dicapai dengan memberikan akses teknologi pembayaran yang terjangkau dan mudah digunakan.
Direktur Paylabs, Bram Helianto, mengatakan, melalui kemudahan onboarding, Paylabs berkomitmen menjadi wadah yang memudahkan pelaku usaha dalam menyediakan pembayaran digital tepercaya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mitra merchant dan tim internal yang sudah tumbuh bersama menemani kiprah Paylabs sejak enam tahun lalu.
“Dukungan yang diberikan, baik dari sisi pengembangan produk maupun layanan, menjadi motivasi terbesar bagi Paylabs untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi pembayaran terbaik yang relevan bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia,” kata Bram dalam keterangan resmi, Jum’at, 1 Mei 2026.
Baca juga: Menteri Maman Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
Kiprah enam tahun Paylabs juga mencerminkan dinamika industri fintech Indonesia yang terus tumbuh. Di tengah persaingan yang ketat, Paylabs memilih untuk fokus pada kualitas layanan, kepatuhan regulasi, dan inovasi produk yang relevan. Mulai dari integrasi berbagai channel, layanan Paylabs Care 24/7, hingga dashboard real-time.
Ke depan, Paylabs akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk perbankan, perusahaan teknologi, hingga industri kreatif. Pengembangan ekosistem diyakini akan memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi pembayaran digital di Indonesia. (*) Ari Astriawan




