Perkuat Bisnis, Indoritel Makmur Internasional Tak Bagikan Dividen

Jakarta – Dalam mendukung perkembangan usaha ke depan, PT Indoritel Makmur Internasional (DNET) memutuskan tidak membagikan dividen ke pemegang saham untuk kinerja tahun buku 2020.

Sekretaris Perusahaan Indoritel Makmur Internasional Kiki Yanto Gunawan mengatakan, dari laba bersih di 2020 sebesar Rp328,82 miliar, sebanyak 99,07 persen, dialokasikan sebagai laba ditahan.

“Hasil rapat umum pemegang saham tahunan, tidak membagikan dividen,” kata Kiki di Jakarta, Selasa 31 Agustus 2021.

Sementara sisanya lanjut Kiki akan dialokasikan untuk dana cadangan wajib sebesar 0,3 persen atau Rp1 miliar.

Hal ini dilakukan ntuk memenuhi ketentuan Pasal 23 anggaran dasar perseroan, dan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2017 tentang Perseroan Terbatas.

Ia mengatakan, kinerja perseroan pada tahun ini, sendiri masih akan didukung dari entitas anak yaitu PT Mega Akses Persada (MAP) yang merupakan perusahaan jaringan serat optik, dengan merk produk FiberStar.

“Kemudian sejatinya masih ditopang entitas asosiasi kami, terutama dari Indomaret dan Sari Roti. Untuk dari entitas asosiasi KFC masih belum menunjukkan kinerja yang baik, tapi kami berharap hingga akhir tahun ini ada perbaikan yang lebih baik,” tutupnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago