Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Dalam perdagangan hari ini (21/9) nilai tukar rupiah terhadap dolar as ditutup menguat 35 point di level Rp14.700/US$ bila dibandingkan dengan penutupan Jumat sebelumnya (18/9) di level Rp14.735/US$.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai Pelaku Pasar optimis dengan perkembangan vaksin covid-19 di Indonesia bisa menekan dan membantu pasien covid-19 kembali sembuh dan pasien yang terkena virus bisa berkurang.
“Wajar kalau arus modal asing kembali masuk ke dalam pasar dalam negeri karena Indonesia secara fundamental masih cukup kuat ekonominya dan ini bisa di lihat dari transaksi valas, obligasi dan SUN di perdagangan DNDF,” kata Ibrahim di Jakarta, Senin 21 September 2020.
Sebagai informasi, dengan bertambahnya pasien covid-19 di Indonesia dan khususnya di DKI Jakarta, maka pemerintah melalui PT.Bio Farma (Persero) di bulan September ini akan memproduksi sebanyak 4,2 juta tablet Oseltamivir.
Obat ini digunakan untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19 di dalam negeri. Dan obat-obat ini didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19. Meski begitu obat ini tidak dijual bebas sebab memerlukan resep dokter untuk mengkonsumsinya ditambah jumlahnya terbatas.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (21/9) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.723/US$ terlihat menguat dari posisi Rp14.768/US$ pada perdagangan Jumat kemarin (18/9). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More