News Update

Perjanjian Pembiayaan Infrastruktur

Wakil Direktur Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto (Kiri) bertukar nota kerjasama dengan Direktur Utama Indonesia Infrastructure Finance (IIF) Arisudono Soerono (kanan), disaksikan EVP Government & Institutional Bank Mandiri M. Arifin Firdaus (kedua kanan), serta Direktur Government & Institutional Bank Mandiri Kartini Sally (kedua kiri) di Jakarta, Rabu 31 Mei 2017. Bank Mandiri menyalurkan pembiayaan Rp1,5 triliun serta fasilitas treasury line dengan limit sebesar US$50 juta guna membantu IIF mempercepat pengadaan infrastruktur di Tanah Air. Pada periode Januari – April 2017, pembiayaan Bank Mandiri ke sektor infrastruktur telah mencapai Rp9,363 triliun untuk sub sektor antara lain Perhubungan Jalan, Konstruksi, Migas & Energi Terbarukan, Perumahan Rakyat & Fasilitas Kota, Telematika, Tenaga Listrik, Transportasi, dan lain-lain.(Erman Subekti)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Buka Suara soal Dugaan Penipuan Kripto yang Libatkan Timothy Ronald

Poin Penting OJK mengonfirmasi telah menerima laporan dugaan penipuan trading kripto yang diduga melibatkan Timothy… Read More

25 mins ago

Seleksi Deputi Gubernur BI Bergulir, Misbakhun Sebut Kewenangan Ada di Presiden

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan pengusulan calon Deputi Gubernur BI… Read More

49 mins ago

Penipuan Online Kian Mengkhawatirkan, OJK Ungkap Guru Besar Jadi Korban

Poin Penting OJK mengungkap penipuan online bisa menimpa siapa saja, termasuk guru besar dan kalangan… Read More

1 hour ago

RUPSLB Bank Banten Sahkan Perubahan Direksi dan Komisaris

Poin Penting RUPSLB Bank Banten yang dihadiri Gubernur Banten Andra Soni menetapkan perubahan struktur pengurus… Read More

2 hours ago

QRIS Bisa Dipakai di Tiongkok-Korsel Mulai Kuartal I 2026

Poin Penting BI menargetkan QRIS dapat digunakan di Tiongkok dan Korea Selatan pada kuartal I… Read More

3 hours ago

BI Ramal Ekonomi Global 2026 Tumbuh Melambat ke Level 3,2 Persen

Poin Penting BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia 2026 melambat ke level 3,2 persen, lebih rendah… Read More

4 hours ago