Jakarta–Pada periode mudik lebaran 2016, Adira Insurance melayani Pelanggan, baik untuk mengajukan klaim, permintaan rescue, dan berbagai bentuk pelayanan lainnya. Hal tersebut terlihat dari kesiapan tim Adira Insurance dalam melayani peningkatan klaim dan permintaan rescue dari para Pelanggan.
Perseroan mencatat klaim masuk secara total (termasuk melalui Adira Care) pada periode mudik dan pascamudik 2016 mencapai lebih dari 3.000 klaim. Permintaan klaim tersebut diajukan melalui Adira Care, mengunjungi kantor cabang, dan melaporkan via Autocillin Mobile Claim Application.
“Seluruh fasilitas pengajuan klaim kami tingkatkan kualitasnya guna menghasilkan pelayanan yang memuaskan. Peningkatan tersebut terjadi karena banyak Pelanggan kami yang melakukan klaim setelah mereka kembali ke domisilinya masing-masing,” ujar Guntur Pramudhya, Contact Center Department Head Adira Insurance dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.
Guntur menambahkan, permintaan klaim terbanyak selama periode mudik dan pascamudik diperoleh dari pengajuan klaim di segmen kendaraan bermotor roda empat yaitu lebih dari 75% dari keseluruhan total klaim selama periode tersebut. Adapun kendaraan pribadi juga mendominasi pengajuan klaim.
“Setiap tahun, saat memasuki periode mudik, kami melakukan persiapan khusus agar tetap dapat memberikan pelayanan yang prima” ujar Guntur.
Sementara permintaan rescue, juga meningkat pada periode mudik dan pasca mudik 2016 yang meningkat sebesar 25% bila dibandingkan dengan periode mudik dan pascamudik 2015. Permintaan rescue terbanyak dilakukan di daerah Jabodetabek. Permintaan rescue terbanyak terjadi pada periode pascamudik 2016 dimana terdapat peningkatan permintaan sebesar 34% bila dibandingkan permintaan rescue pada periode mudik di tahun 2015.
Dalam melayani permintaan pelayanan melalui telepon saat periode mudik, Adira Insurance mempersiapkan armada call center 24 jam untuk menangani peningkatan permintaan klaim. Pada saat periode mudik, terdapat lebih dari 1.000 telepon masuk untuk mengajukan klaim selama periode mudik dan periode pascamudik. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More