Ilustrasi: Proyek Strategis Nasional (PSN) di 2024/istimewa
Jakarta – Bank Dunia menyebut, peringkat Doing Business Indonesia mengalami kenaikan. Dalam laporan terbaru Doing Business 2017: Equal Opportunity for All, peringkat doing business Indonesia meningkat signifikan ke peringkat 91. Hasil tersebut sekaligus menempatkan Indonesia sebagai satu dari 10 negara dengan peningkatan peringkat tertinggi.
Bank Duni menyebut, Indonesia termasuk 10 negara yang mencapai peningkatkan tertinggi dalam Doing Business 2017: Equal Opportunity for All. Dalam peringkat dunia, Indonesia naik 15 peringkat ke posisi 91. Peningkatan peringkat tersebut merupakan hasil dari serangkaian reformasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki iklim usaha.
Dalam laporan tahunan Doing Business, pengukuran dilakukan atas reformasi usaha yang dilakukan oleh pemerintah dalam satu tahun, yang meliputi, kemudahan memulai usaha, kemudahan memperoleh sambungan listrik, pendaftaran properti, kemudahan memperoleh pinjaman, pembayaran pajak, perdagangan lintas batas, dan penegakan kontrak.
Beberapa reformasi dalam satu tahun terakhir ditujukan untuk menerapkan atau mendorong penggunaan sistem online. Hal tersebut membuat pengusaha lebih mudah dalam memulai usaha, karena adanya berbagai sistem online yang fungsional.
Saat ini, seorang pengusaha hanya memerlukan 25 hari untuk memulai sebuah usaha, dibandingkan sebelumnya yang mencapai 48 hari. (Selanjutnya : Tidak ada hambatan gender di Indonesia)
Page: 1 2
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More