News Update

Bank Dunia : Peringkat Doing Business Indonesia Naik

Jakarta – Bank Dunia menyebut, peringkat Doing Business Indonesia mengalami kenaikan. Dalam laporan terbaru Doing Business 2017: Equal Opportunity for All, peringkat doing business Indonesia meningkat signifikan ke peringkat 91. Hasil tersebut sekaligus menempatkan Indonesia sebagai satu dari 10 negara dengan peningkatan peringkat tertinggi.

Bank Duni menyebut, Indonesia termasuk 10 negara yang mencapai peningkatkan tertinggi dalam Doing Business 2017: Equal Opportunity for All. Dalam peringkat dunia, Indonesia naik 15 peringkat ke posisi 91. Peningkatan peringkat tersebut merupakan hasil dari serangkaian reformasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki iklim usaha.

Dalam laporan tahunan Doing Business, pengukuran dilakukan atas reformasi usaha yang dilakukan oleh pemerintah dalam satu tahun, yang meliputi, kemudahan memulai usaha, kemudahan memperoleh sambungan listrik,  pendaftaran properti,  kemudahan memperoleh pinjaman, pembayaran pajak, perdagangan lintas batas, dan penegakan kontrak.

Beberapa reformasi dalam satu tahun terakhir ditujukan untuk menerapkan atau mendorong penggunaan sistem online. Hal tersebut membuat pengusaha lebih mudah dalam memulai usaha, karena adanya berbagai sistem online yang fungsional.

Saat ini, seorang pengusaha hanya memerlukan 25 hari untuk memulai sebuah usaha, dibandingkan sebelumnya yang mencapai 48 hari. (Selanjutnya : Tidak ada hambatan gender di Indonesia)

Page: 1 2

Apriyani

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

48 mins ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

1 hour ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

2 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

3 hours ago