Ilustrasi hari Kartini
Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, peringatan Hari Kartini tahun 2024 menjadi momentum untuk memperjuangkan kesetaraan dan memajukan pendidikan di Tanah Air.
Sebab, kemajuan pendidikan dinilai Seskab sangat penting dalam mencapai cita-cita Indonesia maju di tahun 2045.
“Semoga semangat Kartini senantiasa menyala dan tak kunjung padam di sanubari kita untuk kemajuan bangsa dan negara kita,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu, 21 April 2024.
Baca juga : Belum Banyak Orang Tahu, Ini 5 Fakta Unik Peringatan Sumpah Pemuda
Ia mengatakan, Kartini adalah sosok pahlawan yang gigih memperjuangkan kesetaraan gender di masanya.
“Kartini adalah pahlawan bangsa bagi kesetaraan, kesetaraan perempuan dan laki-laki, karena memberikan teladan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan juga memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kemajuan pendidikan, terutama pendidikan bagi kaum perempuan,” jelasnya.
Baca juga : Sambut Hari Konsumen, IFG Life Prioritaskan Pelayanan Konsumen
Ia pun mengharapkan perjuangan Kartini tak hanya menjadi menjadi catatan sejarah bagi bangsa Indonesia, tetapi juga menginspirasi bangsa Indonesia untuk mencapai kemajuan.
“Meskipun zaman sudah berubah, semangat dan juga cita-cita Kartini tidak akan pernah berubah, tetap akan konsisten dan akan menghadapi zaman dan waktu yang berbeda,” tandasnya.
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More