(dari kiri-kanan): Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kunz; Chief Executive Officer Givaudan, Gilles Andrier; Country Manager Givaudan untuk Indonesia, Fernando Balmori; dan Direktur Promosi Sektoral Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Imam Soejoedi, sedang memotong pita peresmian pusat komersial dan pengembangan Givaudan di Indonesia pada hari ini di Jakarta. Dirancang untuk memberikan solusi yang kreatif pada rasa dan aroma, investasi senilai 2,9 juta Swiss Franc atau sekitar Rp44,29 miliar (1 Swiss Franc = Rp15.275) menunjukkan komitmen perusahaan secara berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. Pusat komersial dan pengembangan seluas 2.600 meter persegi tersebut memungkinkan Givaudan untuk melayani klien dari berbagai produk makanan, minuman, dan barang konsumsi termasuk makanan manis, makanan asin, makanan ringan, minuman, wewangian, perawatan tubuh, perawatan rumah dan perawatan kain. (*)
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More